Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Komet Hijau Menghampiri Bumi

redaksi
31 Januari 2023
Kategori : Berita
0
Sekali Seumur Hidup, Komet C/2022 E3 Dapat Disaksikan Awal Februari 2023

Komet C/2022 E3 (ZTF) pada 26 Desember 2022 di Payson, Arizona, Amerika Serikat. Komet ini akan melintas dekat Bumi, termasuk Indonesia, awal Februari 2023. FOTO: CHRIS SCHUR

Pengamat langit di Belahan Bumi Selatan harus menunggu sampai bulan depan untuk melihat sekilas.

Banyak komet telah menghiasi langit selama setahun terakhir. “Komet ini mungkin tampak sedikit lebih besar dan karena itu sedikit lebih terang dan datang sedikit lebih dekat ke orbit Bumi,” kata pelacak komet dan asteroid NASA, Paul Choda, mengutip AP.

Komet ini ditemukan Maret lalu oleh para astronom menggunakan Zwicky Transient Facility, kamera lapangan lebar di Caltech’s Palomar Observatory. Hal ini menjelaskan nama resminya yang rumit: comet C/2022 E3 (ZTF).

Zwicky Transient Facility adalah nama dari sebuah fasilitas pengamatan astronomis dengan medan pandang yang lebar, yang menggunakan kamera yang terhubung dengan teleskop Samuel Oschin di Observatorium Palomar, California, Amerika Serikat.

Pada hari Rabu, komet akan meluncur antara orbit Bumi dan Mars dengan kecepatan relatif 128.500 mph (207.000 kilometer). Intinya diperkirakan sekitar satu mil (1,6 kilometer), dengan ekornya yang memanjang.

Komet tersebut diperkirakan tidak akan seterang Neowise pada tahun 2020, atau Hale-Bopp dan Hyakutake pada pertengahan hingga akhir 1990-an.

Astronom University of Hawaii Karen Meech menjelaskan komet itu akan cerah karena jaraknya yang dekat dengan Bumi yang memungkinkan para ilmuwan untuk melakukan lebih banyak eksperimen dan publik dapat melihat komet yang indah.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: AstronomiBRINFenomena LangitKometKomet C/2022 E3NASA
Bagikan19Tweet10KirimKirim
Previous Post

Peredaran Seribu Burung Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Perak

Next Post

Langka, Gerhana Matahari Hybrid Akan Terjadi di Indonesia

Postingan Terkait

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

13 Oktober 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

13 Oktober 2026

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Next Post
Lama Gerhana Matahari Cincin 5 jam 48 menit

Langka, Gerhana Matahari Hybrid Akan Terjadi di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

World Oceans Day, ISKINDO: Komunitas Internasional Harus Konsisten Implementasikan Perlindungan Laut

Mahasiswa Baru UNG Dapat Pembekalan Penguatan Karakter

UNESCO Indonesia-BRIN: Riset Mangrove Dibutuhkan Untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Gelatin dari Kulit Ikan

Hati-hati, Ada Akun Palsu BNPB Cari Donasi Covid-19

Jejak Asli Tsunami Teluk Palu 2018

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.