Sabtu, Mei 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menyedihkan, Ratusan Paus Pilot Dibantai di Kepulauan Faroe

redaksi
12 Juli 2021
Kategori : Berita, Orca
0
Menyedihkan, Ratusan Paus Pilot Dibantai di Kepulauan Faroe

Perburuan dan pembantaian paus pilot dan cetacea jenis lainnya yang disebut Grindadrap di Kepulauan Faroe. FOTO: SEASHEPHERD.ORG/MIRROR.CO.UK

Darilaut – Pemandangan air laut berubah merah darah kembali dipertontonkan di Faroe, sebuah kepulauan yang merupakan bagian dari kerajaan Denmark yang terletak hanya 230 mil barat laut dari daratan Skotlandia.

Ratusan paus pemandu sirip panjang atau paus pilot (long finned pilot whales) digiring dan dibantai dalam perburuan yang disebut ‘grindadráp‘ dalam bahasa Faroe. Terdapat pula cetacea jenis lainnya.

Sebagai perburuan, grindadráp, dapat terjadi kapan saja di salah satu dari 26 teluk di sekitar kepulauan tersebut. Festival mengerikan ini berasal dari zaman Viking.

Tahun 2021, tradisi tahunan berdarah masih berlangsung di Faroe. Mengutip Mirror.co.uk (10/7) perairan menjadi merah setelah ratusan paus pilot dibunuh untuk ‘tradisi’ tahunan.

Setidaknya 175 paus dibunuh untuk diambil dagingnya dalam perburuan yang tertangkap kamera oleh kelompok konservasi Sea Shepherd, yang menyebut acara tersebut ‘barbar’.

Gambar-gambar mengerikan ini menunjukkan perairan Kepulauan Faroe berubah menjadi merah darah karena ratusan paus pilot terbunuh.

Para pemburu di kepulauan terpencil itu telah menggiring lebih dari 200 mamalia laut sepanjang tahun ini sebagai bagian dari tradisi tahunan berdarah.

Perburuan itu tertangkap kamera oleh Sea Shepherd dan menunjukkan pemburu paus menggiring ke pantai untuk dibunuh dan diambil dagingnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: CetaceaFaroeMamalia lautPaus pilotSea Shepherd
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Banjir Melanda Aceh Tamiang

Next Post

Nilai Ekonomi Budidaya Biota Laut

Postingan Terkait

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

2 Mei 2026
Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

2 Mei 2026

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Next Post
Manfaat Kulit Ikan Bagi Kesehatan

Nilai Ekonomi Budidaya Biota Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

AmsiNews

REKOMENDASI

Lion Air Bebastugaskan Direktur Teknik

Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Data Kelautan Sangat Penting Untuk Menghadapi Perubahan Iklim

Tantangan Budidaya Lobster Mutiara di Tengah Pandemi Virus Corona

5 Pendaftar Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo Tidak Memenuhi Syarat

Intensitas Banjir Bandang Meningkat di Banyak Wilayah di Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.