Jakarta – Penerapan aplikasi e-log book penangkapan ikan oleh nelayan Indonesia, yang pertama di Asean.
“Indonesia pertama di Asean dan satu dari sedikit negara di Asia yang sudah memakai model sistem elektronik untuk log book penangkapan ikan,” kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) M Zulficar Mochtar, Selasa (9/7).
Pada Oktober 2018, KKP meluncurkan electronic log book penangkapan ikan. Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi illegal unreported and unregulated (IUU) fishing (praktik Penangkapan ikan ilegal, tidak terlaporkan dan menyalahi aturan) yang disampaikan dalam Forum Our Ocean Conference (OOC) di Bali.
Selanjutnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiasuti, secara resmi melakukan launching penerapan e-log book penangkapan ikan di hadapan para pelaku usaha perikanan tangkap. Kegiatan ini berlangsung dalam Forum Bisnis Perikanan Tangkap, Februari 2019 di Ballroom KKP, Jakarta.
Zulficar mengatakan, penerapan e-log book penangkapan ikan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan menuju tata kelola perikanan tangkap yang lebih transparan dan lebih baik ke depan. Sudah tidak zamannya lagi log book penangkapan ikan dilaporkan dari darat atau pelabuhan perikanan oleh para calo.





Komentar tentang post