Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Zonasi Baru, Ada Zona Religi di Taka Bonerate

redaksi
25 Februari 2019
Kategori : Konservasi
0
Taka Bonerate

Peta revisi Zonasi Taman Nasional Taka Bone Rate. FOTO: MENLHK.GO.ID

TAMAN Nasional Taka Bonerate di Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, kini memiliki zonasi baru. Zonasi tersebut hasil review yang telah dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2018.

Melalui surat Keputusan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SK 23/KSDAE/SET/KSA.0/1/2019, tertanggal 23 Januari 2019, zonasi tersebut mencakup sejumlah zona inti dan perlindungan zona pemanfaatan. Yang menarik dari zonasi baru ini adalah zona religi, budaya dan sejarah.

Adapun zonasi hasil review tersebut sebagai berikut, zona inti (10.046 ha), zona perlindungan bahari (25.875 ha), zona pemanfaatan (9.491 ha) dan zona khusus (270 ha), zona tradisional (481.334 ha), zona religi, budaya dan sejarah (3.279 ha) dan zona rehabilitasi (472 Ha).

Taka Bonerate merupakan kawasan pelestarian alam yang secara geografis terletak di Laut Flores pada 06° 17’ 15” – 07° 06’ 45” LS dan 120° 53’ 30” – 121° 25’ 00” BT.

Kawasan ini ditetapkan sebagai Taman Nasional Laut Taka Bonerate dengan SK Menteri Kehutanan Nomor 92/KPTS-II/2001 tanggal 15 Maret 2001 dengan luas kawasan 530.765 ha.

Taka Bonerate dikenal memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia –dengan luas mencapai 220.000 ha– setelah Atol Kwajifein di kepulauan Marshall dan Atol Suvadiva di Maldive.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AtolKonservasiSelayarSulawesi SelatanTaka BonerateZonasi
Bagikan10Tweet5KirimKirim
Previous Post

Paus Pembunuh yang Melintas di Perairan Olele Lima Ekor

Next Post

Tangkap 4 Kapal Ikan Asing, KRI Bung Tomo Usir 2 Kapal Pengawas Perikanan Vietnam

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
Kapal ikan asing Vietnam

Tangkap 4 Kapal Ikan Asing, KRI Bung Tomo Usir 2 Kapal Pengawas Perikanan Vietnam

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Mamuju Berasosiasi dengan Sesar Aktif di Selat Makassar

Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Angin Gradien dan Sistem Tekanan Rendah di Filipina

Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro Level Normal

Musim Panas Ekstrim Ditandai dengan Hujan Luar Biasa, Banjir dan Kebakaran Hutan

Mikroplastik Terakumulasi dalam Rantai Makanan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.