Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

redaksi
21 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Kondisi di sejumlah wilayah Indonesia relatif kering. FOTO: DARILAUT.ID

Dominasi HTH kategori sangat panjang ini berkaitan dengan musim kemarau yang mulai memasuki puncaknya. Sebanyak 83 ZOM, atau 12.26% wilayah Indonesia, diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Juli ini; sebanyak 369 ZOM, atau 48.84% wilayah Indonesia, diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Agustus; dan 169 ZOM, atau 25.41%, pada bulan September 2026.

Selain itu, pemantauan kondisi iklim global menunjukkan El Niño event masih aktif dengan nilai anomali suhu muka laut di wilayah Niño 3.4 sebesar +1.47. Keberadaan El Niño tersebut semakin memperkuat dampak atmosfer kering yang biasa terjadi selama periode musim kemarau di wilayah Indonesia.

Meskipun puncak musim kemarau semakin dekat, pengaruh dinamika atmosfer skala regional masih memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Indonesia. Pada periode 15–19 Juli, hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem masih tercatat di sebagian wilayah, seperti di Sumatera Barat (152.0 mm/hari), Sumatera Utara (137.0 mm/hari), Jawa Barat (91.0 mm/hari), Aceh (90.5 mm/hari), Kalimantan Utara (75.0 mm/hari), dan Riau (73.0 mm/hari).

Kondisi ini didukung oleh aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial yang melintasi Sumatra bagian utara hingga tengah serta Kalimantan. Aktivitas gelombang atmosfer tersebut meningkatkan aliran uap air yang masuk ke wilayah Indonesia, khususnya bagian utara dan barat, menurut BMKG.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGEl Niño 2026KekeringanMusim Kemarau
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Next Post

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Pengaduan Keterwakilan Perempuan 30% Pemilu 2024, Idham Holik: KPU Menunggu Informasi DKPP

Ekspedisi Jala Citra I Aurora TNI Angkatan Laut Bersama Peneliti Nasional

Blue Economy untuk Peningkatan Ekonomi dan Menjaga Kesehatan Ekosistem Laut

Awak Kapal Perikanan Kerja Lebih 20 Jam per Hari

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Topan Super Ragasa Menewaskan 14 Orang di Taiwan, 4 di Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.