Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

redaksi
21 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Kondisi di sejumlah wilayah Indonesia relatif kering. FOTO: DARILAUT.ID

Dominasi HTH kategori sangat panjang ini berkaitan dengan musim kemarau yang mulai memasuki puncaknya. Sebanyak 83 ZOM, atau 12.26% wilayah Indonesia, diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Juli ini; sebanyak 369 ZOM, atau 48.84% wilayah Indonesia, diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Agustus; dan 169 ZOM, atau 25.41%, pada bulan September 2026.

Selain itu, pemantauan kondisi iklim global menunjukkan El Niño event masih aktif dengan nilai anomali suhu muka laut di wilayah Niño 3.4 sebesar +1.47. Keberadaan El Niño tersebut semakin memperkuat dampak atmosfer kering yang biasa terjadi selama periode musim kemarau di wilayah Indonesia.

Meskipun puncak musim kemarau semakin dekat, pengaruh dinamika atmosfer skala regional masih memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Indonesia. Pada periode 15–19 Juli, hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem masih tercatat di sebagian wilayah, seperti di Sumatera Barat (152.0 mm/hari), Sumatera Utara (137.0 mm/hari), Jawa Barat (91.0 mm/hari), Aceh (90.5 mm/hari), Kalimantan Utara (75.0 mm/hari), dan Riau (73.0 mm/hari).

Kondisi ini didukung oleh aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial yang melintasi Sumatra bagian utara hingga tengah serta Kalimantan. Aktivitas gelombang atmosfer tersebut meningkatkan aliran uap air yang masuk ke wilayah Indonesia, khususnya bagian utara dan barat, menurut BMKG.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGEl Niño 2026KekeringanMusim Kemarau
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Next Post

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Hiu Paus 7 Meter Mati Terjerat Jaring Ikan di Flores Timur

KM Sirimau Kandas di Pulau Ipet

Bermain Paddle Board, Warga Amerika Hilang di Bali

Topan Super Yagi Akan Mendarat Hari ini di Cina Selatan

49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Lingkar Seni Wallacea Sukses Digelar di Pilohayanga

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.