BPBD Kabupaten Bogor mencatat, sedikitnya ada 20 KK terdampak dan 52 KK/172 jiwa mengungsi.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor itu juga menyebabkan 18 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah rusak ringan dan 4 jembatan putus.
BPBD Kabupaten Bogor melaporkan jenis bencana hidrometeorologi mulai banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Leuwiliang.
Di Kecamatan Pamijahan, angin puting beliung terjadi di di Desa Gunung Picung pada Rabu (23/6) pukul 19.00 WIB.
Sedikitnya ada 44 KK terdampak. Sebanyak 40 unit rumah rusak ringan, 1 unit rumah rusak berat dan 3 unit rumah rusak sedang.
Laporan visual menunjukkan beberapa rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian atap rumah.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, akibat luapan Sungai Cisarua yang tak dapat menampung debit air setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Sebanyak 602 KK atau 2.407 terdampak, dan 20 jiwa mengungsi ke tempat kerabat dan 3 warga mengalami luka ringan setelah sempat terseret arus banjir bandang.
Hasil kaji cepat, sedikitnya ada 5 unit rumah rusak berat, 1 rumah rusak ringan dan 1 gedung pesantren Al-Insyiro terendam.





Komentar tentang post