Selasa, Agustus 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Krisis Polusi Meningkat, 180 Negara Bahas Pembatasan Bahan Kimia Beracun

redaksi
28 April 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Indonesia Akan Re-Ekspor 79 Kontainer Limbah B3

Ilustrasi limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3). FOTO: KEMLU RI

Para pengamat berharap pembahasan di Jenewa akan membantu meningkatkan kesadaran tentang kebutuhan yang aman dan berkelanjutan untuk pengelolaan bahan kimia yang sehat dan risiko polusi kimia dari paparan bahan kimia berbahaya di tengah pertumbuhan industri kimia yang diharapkan, yang diproyeksikan mencapai nilai US$10 triliun pada tahun 2030.

Pertemuan Jenewa juga akan menampilkan diskusi tentang bagaimana mendorong implementasi Kerangka Kerja Global tentang Bahan Kimia, perjanjian menyeluruh tahun 2023 yang dirancang untuk melindungi planet ini dari bahan kimia dan limbah. Konvensi Basel, Rotterdam dan Stockholm berkontribusi pada banyak target perjanjian.

Menjelang pembicaraan Jenewa, Alvarez berharap perwakilan negara akan mendorong perubahan sistemik pada penggunaan bahan kimia, termasuk dengan mengurangi atau menghilangkan zat berbahaya dalam senyawa melalui apa yang dikenal sebagai kimia hijau dan berkelanjutan.

Alvarez ingin melihat negara-negara mengatasi polusi kimia melalui pendekatan di seluruh sektor, bukan senyawa demi senyawa, seperti yang telah terjadi sejak lama.

“Pemerintah mengalami kesulitan mengikuti perkembangan bahan kimia yang hiruk pikuk, yang telah menyebabkan kesenjangan dalam regulasi dan tantangan dalam memantau efek bahan kimia terhadap lingkungan,” kata Alvarez.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Bahan Berbahaya Beracunlimbah B3Polusi KimiaUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Buka Program Studi Baru Sarjana Pendidikan Khusus

Next Post

Ribuan Tumbuhan Khas Indonesia Bersifat Endemik dan Langka

Postingan Terkait

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

24 Agustus 2026
Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

24 Agustus 2026

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Next Post
1070 Tumbuhan Terancam Punah, 214 Spesies Kritis

Ribuan Tumbuhan Khas Indonesia Bersifat Endemik dan Langka

TERBARU

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

2 Helikopter Indonesia Bantu Daerah Terkena Bencana Topan di Filipina

Bulan Juli Pengumuman Seleksi Administrasi Bakal Calon Rektor UNG

Bibit 98S Menguat di Laut Timor

UNEP Mendesak Negara-negara Meningkatkan Pembiayaan Iklim

Gempa Laut Banda, Puluhan Rumah Rusak di Tanimbar

Badai Tropis Nokaen Terletak di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.