Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mencegah Kanibalisme Pada Rajungan

redaksi
14 Desember 2022
Kategori : Berita
0
Nelayan Penangkap Rajungan Hilang Terseret Ombak Besar

Rajungan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang mengembangkan teknologi untuk mencegah kanibalisme pada rajungan. Teknologi ini dikembangkan di di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar.

Dengan teknologi budidaya rajungan wadah tunggal diharapkan dapat meningkatkan kelangsungan hidup (SR) rajungan dari 45 persen menjadi 95 persen.

Dengan cara ini mampu mengurangi risiko kematian pada rajungan akibat kanibalisme.

Seperti diketahui tingkat kanibalisme rajungan sangat tinggi. Dirjen Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, mengatakan, teman-teman di BPBAP Takalar dengan kreativitas yang dilakukan mencoba memelihara dengan teknologi budidaya rajungan wadah tunggal, sehingga rajungannya bisa hidup tanpa terjadi kanibalisme.

Keberhasilan BPBAP Takalar, menurut Tebe, harus ditingkatkan. Budidaya rajungan yang dilakukan jangan hanya pada skala lab saja, tetapi harus bisa diperbaiki di lapangan. Sehingga masyarakat dapat menikmati inovasi yang dikembangkan di BPBAP Takalar.

Kepala BPBAP Takalar, Nur Muflich Juniyanto, mengatakan, target utama dengan menggunakan teknologi budidaya rajungan wadah tunggal adalah menekan tingkat kanibalisme pada budidaya rajungan. Jika masih menggunakan budidaya rajungan secara konvensional, yaitu dengan memelihara di wadah yang sama, masih akan terjadi kanibalisme.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPPerikanan budidayaRajunganTakalar
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Eksplorasi Riset Laut Dalam Belum Banyak Dilakukan di Indonesia

Next Post

Gempa Laut, Puluhan Rumah di Karangasem Rusak

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Gempa Laut, Puluhan Rumah di Karangasem Rusak

Gempa Laut, Puluhan Rumah di Karangasem Rusak

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Antisipasi Peningkatan Mobilitas Masyarakat Setelah Idul Fitri

Mendekati Tokyo Badai Sepat Melemah Menjadi Depresi Tropis

Dugong Tanpa Kepala Ditemukan Terdampar di Tanjungpinang

Lari dari Kemiskinan: Dari Jalan Maraton Menuju Jalan Baru Ekonomi Lokal

Bitung Jadi Model Percontohan Perlindungan Awak Kapal Perikanan

Uji Coba Penerapan AIS Kelas B

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.