Sejak Februari 2019, telah terdapat 397 pedagang ikan yang pindah dari pasar ikan lama dan melakukan transaksi jual-beli di lokasi baru. Proses pemindahan berlangsung secara tertib, di mana setiap pedagang memiliki 3 – 4 lapak.
Terdapat 70 kelompok palele (pembeli besar) yang membuat jumlah pembeli mencapai kurang lebih 1.400 orang. Sementara jumlah ikan yang diperjualbelikan mencapai rata-rata 400 ton dengan omset Rp10-12 miliar per hari. Angka ini diharapkan terus meningkat ke depannya.
“Pak Presiden, saya harapkan pasar ini akan menjadi salah satu titik poin atas visi-misi Bapak menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Poros perikanan sekarang sudah terjadi, Pak. Suplai di Asia adalah 70-80% dari lautan di Indonesia,” kata Menteri Susi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi atas pembangunan PIM di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara ini. Dengan adanya Pasar Ikan Modern, masyarakat Jakarta kini dapat semakin merasakan tinggal di kota tepi pantai.
“Jakarta adalah kota pesisir tapi sering kita tak merasa di pesisir. Dengan adanya pasar ikan modern, insya Allah kita merasakan bahwa Jakarta adalah kota di tepi pantai,” ujarnya.
Peresmian PIM Muara Baru, menurut Anies, merupakan hadiah untuk warga DKI. Kehadiran pasar ikan yang bersih ini diharapkan dapat meningkatan konsumsi ikan masyarakat DKI Jakarta.





Komentar tentang post