Mengutip dari Marysmark.com, Mary pernah bekerja sebagai jurnalis magang untuk stasiun televisi dan radio lokal. Di sini Mary memperoleh pengalaman langsung menerjemahkan peristiwa yang tampaknya sehari-hari menjadi konten yang menarik dan inspiratif.
Menyadari bahwa keahliannya dapat berkontribusi pada perubahan positif di dunia, Mary membuat film dokumenter dan karya fotografi untuk banyak badan amal lokal, termasuk Chimbote Foundation.
Di awal karirnya, seperti yang dapat dibaca di situs Marysmark.com, Mary bekerja untuk sejumlah biro iklan termasuk Grup Leo Burnett yang bergengsi di Chicago. Sembari bekerja, Mary melanjutkan studi MBA di DePaul University.

Dalam kesehariannya, fotografi adalah hobi Mary selama tahun-tahun bekerja di perusahaan. Setelah lebih dari satu dekade, Mary memutuskan untuk memilih sebagai fotografer profesional penuh waktu. Nama perusahaannya Mary’s Mark.
Mary’s Mark awalnya didirikan sebagai perusahaan fotografi potret di Saint Petersburg, FL. Dalam beberapa tahun, Mary mengabadikan berbagai momen untuk berbagai sesi foto.
Tidak hanya diam di satu lokasi, Mary mulai bepergian ke sejumlah negara, antara lain, Hong Kong dan Singapura. Gambar-gambar lanskap kota yang megah dan ikonik banyak menarik perhatian pelanggan.





Komentar tentang post