Kamis, Juni 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laut Lepas Sangat Penting Bagi Kehidupan di Bumi

redaksi
26 Juni 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Laut Lepas Sangat Penting Bagi Kehidupan di Bumi

PEWTRUSTS.ORG

Ada kesempatan untuk berubah. Negosiasi di PBB untuk menyelesaikan perjanjian laut lepas baru yang fokus pada konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati laut di luar yurisdiksi nasional.

Perjanjian itu dapat memungkinkan negara-negara untuk membangun kawasan perlindungan laut lintas sektor yang komprehensif di laut lepas. Daerah-daerah ini, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi alat yang efektif dalam membangun ketahanan laut terhadap perubahan iklim, menghindari kehancuran perikanan, dan melestarikan keanekaragaman hayati.

Saat ini, kurang dari 1 persen perairan laut lepas sangat terlindungi. Tetapi bukti ilmiah menunjukkan bahwa melindungi setidaknya 30 persen lautan lebih mungkin untuk mencapai tujuan kesehatan laut jangka panjang. Kawasan perlindungan laut lepas dapat memainkan peran kunci dalam mencapai target ini.

Meskipun masih banyak yang harus ditemukan, para ilmuwan memiliki data dan penelitian yang cukup untuk memulai pemetaan dan pemodelan titik panas keanekaragaman hayati di laut lepas.

Laporan ini mengidentifikasi beberapa tempat khusus yang dapat memperoleh manfaat dari perlindungan yang ditetapkan berdasarkan perjanjian laut lepas yang baru. Temuan ini dibangun dari sebuah proyek yang didanai oleh The Pew Charitable Trusts dan dipimpin oleh para ilmuwan di University of California, Santa Barbara (UCSB) bersama dengan mitra dari 13 universitas dan organisasi.

Halaman 2 dari 6
Sebelumnya123...6Selanjutnya
Tags: FitoplanktonIkan tunaLaut LepasMamalia laut
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

Workshop Memahami Isu dan Kapasitas Liputan Terkait Kejahatan Lingkungan

Next Post

Samudra Arktik Tengah Dilindungi Dari Penangkapan Ikan Komersial

Postingan Terkait

Gempa Sulawesi Tengah Membentuk Bendung Alami

Gempa Sulawesi Tengah Membentuk Bendung Alami

24 Juni 2026
Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

24 Juni 2026

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Next Post
Samudra Arktik Tengah Dilindungi Dari Penangkapan Ikan Komersial

Samudra Arktik Tengah Dilindungi Dari Penangkapan Ikan Komersial

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Sulawesi Tengah Membentuk Bendung Alami

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

AmsiNews

REKOMENDASI

Sertifikasi HAM Penting untuk Keberlanjutan Produk Perikanan di Pasar Global

BRIN Latih Hidrodinamika Desain Kapal

Puncak Musim Hujan

Apa Kabar Ikan Raja Laut?

Tahun 2022, KKP Menangani 97 Kapal Perikanan Ilegal

PBB Memberikan Penghargaan Kolaborasi Penanganan Kejahatan Lingkungan dan Penegakan Hukum di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.