Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lebah Raksasa Temuan Wallace yang Diduga Telah Punah Terlihat di Tidore

redaksi
20 Oktober 2020
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Lebah Raksasa Temuan Wallace yang Diduga Telah Punah Terlihat di Tidore

Lebah terbesar di bumi Megachile pluto dan sarangnya ditemukan kembali oleh pencari getah damar bernama Antonius di Resort Tayawi, Kota Tidore Kepulauan, Senin 19 Oktober 2020. FOTO: ANTONIUS/KLHK

Anton terkejut. Ofu nama lokal lebah ini mirip dengan foto yang diperlihatkan Sukardi, staf teknis di resort Tayawi.

Dengan menggunakan kamera pada telepon genggam, Anton berhasil mengabadikan momen tersebut.

Rekaman Anton merupakan dokumentasi kedua, setelah penemuan kembali lebah raksasa di Maluku Utara.

Spesies ini adalah lebah terbesar di Bumi. Betina bisa mencapai panjang 3,8 cm, dengan lebar sayap 2,5 6,35 cm, jantan panjang 2,3 cm.

Lebah betina memiliki rahang bawah yang besar seperti kumbang rusa.

Spesies ini pertama kali ditemukan dan diidentifikasi oleh Wallace, salah satu penemu teori evolusi melalui seleksi alam.

Lebah madu spesies Apis mellifera (kiri) dibandingkan dengan lebah raksasa Wallace, Megachile pluto. FOTO: JW Porter-AC Messer/SCI-NEWS.COM

Menurut Sci-news.com, selama berada di Pulau Bacan, Maluku Utara, Wallace mengamati dan mengumpulkan seekor lebah betina raksasa.

Wallace menggambarkan lebah ini sebagai serangga besar seperti tawon hitam, dengan rahang yang sangat besar seperti kumbang rusa.

Spesimen ini dideskripsikan secara ilmiah setahun kemudian oleh ahli entomologi Inggris Frederick Smith sebagai spesies baru lebah liar.

Lebah raksasa Wallace sempat dikabarkan telah punah pada 1981 oleh peneliti Amerika Adam Catton Messer.

Lebah raksasa ini spesies endemik yang hanya ditemukan di tiga pulau di Maluku Utara: Bacan, Halmahera dan Tidore.

Penemuan kembali lebah dan sarang lebah raksasa Wallace di kawasan Resort Tayawi, Kota Tidore Kepulauan, bertepatan dengan momentum hari jadi Taman Nasional Aketajawe Lolobata ke 16, pada 19 Oktober.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Alfred Russel WallaceHalmaheraLebah RaksasaMaluku UtaraWallace
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Kuda Laut Jantan Melahirkan Ratusan Anak

Next Post

Koleksi Lebah Raksasa Maluku Utara Ada di Museum Inggris, Belanda, Amerika Serikat

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

26 Mei 2026
Anggrek Kantung, Masuk Daftar CITES dan Dilindungi

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

26 Mei 2026

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Next Post
Lebah Raksasa Temuan Wallace yang Diduga Telah Punah Terlihat di Tidore

Koleksi Lebah Raksasa Maluku Utara Ada di Museum Inggris, Belanda, Amerika Serikat

Komentar tentang post

TERBARU

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

Nelayan Taka Bonerate Serahkan Penyu Hijau

Menanti Vaksin Virus Corona Buatan Indonesia

Topan Danas Akan Mendarat di Zhejiang Hingga Fujian, Cina

Sepanjang 2025 UNG 6 Kali Menggelar Wisuda

Pemerintah Repatriasi 218 WNI dari Suriname dan Guyana

Keliru, Tidak Ada Laporan Kematian Masif Akibat Vaksin

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.