Semua kapal penumpang dan feri di perairan pesisir Guangxi telah ditangguhkan. Otoritas maritim di Kota Beihai, Guangxi, telah membatasi rute kapal penumpang Beihai-Pulau Weizhou hanya untuk pendaratan, tanpa izin naik kapal. Evakuasi 6.000 wisatawan yang tersisa dari Pulau Weizhou ke Beihai dijadwalkan selesai pada hari Selasa.
Jaringan Listrik Guangxi telah beroperasi penuh menghadapi topan ini, dengan lebih dari 300 tim perbaikan yang terdiri dari lebih dari 6.000 staf, bersama dengan lebih dari 3.000 generator bergerak, 27 unit pompa air, dan sekitar 800 set lampu yang siap siaga untuk meminimalkan kerusakan.
Topan Ragasa juga diperkirakan akan berdampak pada provinsi kepulauan Hainan. Ibu kota provinsi Haikou akan menangguhkan kegiatan belajar-mengajar, layanan feri, operasional taman, serta kegiatan kerja dan bisnis mulai Selasa atau Rabu sore. Semua layanan kereta api ke dan dari pulau tersebut akan dibatalkan pada hari Rabu.
Topan Super Ragasa terus mendekati Hong Kong, pada Rabu (24/9) dini hari. Observatorium Hong Kong (HKO) telah mengeluarkan Sinyal Angin Kencang atau topan nomor 9, pada pukul 01.40 waktu setempat.
Dengan sinyal ini, orang-orang jangan keluar rumah saat ini. Jika sudah berada di tempat berlindung, tetaplah di sana. “Jangan menyentuh kabel listrik yang putus,” kata HKO.




