Rabu, Mei 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lebih Dari 17 Juta Orang Terkena Dampak Gempa Myanmar

redaksi
5 April 2025
Kategori : Berita
0
Lebih Dari 17 Juta Orang Terkena Dampak Gempa Myanmar

Bangunan ambruk disebabkan gempa bumi di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, pada Jumat 28 Maret 2025. FOTO: NYAN ZAY HTET/UNICEF-UN

Darilaut – Lebih dari 17 juta orang telah terkena dampak gempa bumi dahsyat di Myanmar pada Jumat (28/3) pekan lalu. Gempa sangat kuat ini telah merenggut lebih dari 3.000 nyawa dan membuat jutaan orang sangat membutuhkan bantuan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan akses kemanusiaan segera dan tidak terbatas ke Myanmar, Kamis (3/4).

Berbicara kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York, Guterres memperingatkan bahwa gempa bumi telah “meningkatkan penderitaan”.

“Myanmar hari ini adalah tempat kehancuran dan keputusasaan total,” kata Guterres mengutip siaran pers PBB.

Menurut Guterres sebelum bencana negara itu bergulat dengan kekacauan politik, pelanggaran hak asasi manusia dan situasi kemanusiaan yang memburuk.

“Kami membutuhkan tindakan cepat di beberapa bidang,” katanya.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), melaporkan lebih dari 17 juta orang telah terkena dampak gempa bumi, dengan hampir sembilan juta mengalami tingkat kehancuran tertinggi.

Lebih dari 370 orang masih hilang, sementara ribuan lainnya terluka. Sistem telekomunikasi, listrik, dan pasokan air telah runtuh di daerah yang paling terkena dampak, meninggalkan para penyintas tanpa kebutuhan dasar dan kemanusiaan berjuang untuk menjangkau mereka.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Antonio GuterresBantuan KemanusiaanGempa MyanmarPBB
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 98W Terletak di Utara Kota Sorong

Next Post

Waspada Potensi Cuaca Signifikan Jelang Arus Balik Lebaran

Postingan Terkait

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

6 Mei 2026
Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Next Post
Waspada Potensi Cuaca Signifikan Jelang Arus Balik Lebaran

Waspada Potensi Cuaca Signifikan Jelang Arus Balik Lebaran

TERBARU

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

AmsiNews

REKOMENDASI

Tuna Sirip Biru 212 Kilogram Terjual Rp 4 Miliar

TNI Angkatan Laut Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Alami Kerusakan Mesin PLP Tanjung Uban Evakuasi Kapal Berbendera Mongolia

Etika Bagian Penting Dalam Kerja Jurnalistik

Lion Fish Bermain Dekat Kemasan Plastik Kopi Instan

KM Mina Sejati Diduga Dibajak di Kepulauan Aru

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.