Namun, dana ini jauh dari apa yang dibutuhkan.
“Saya mengimbau masyarakat internasional untuk segera meningkatkan pendanaan yang sangat dibutuhkan untuk mencocokkan skala krisis ini,” kata Guterres.
Konflik Myanmar
Salah satu hambatan terbesar untuk upaya bantuan adalah konflik yang sedang berlangsung di Myanmar.
Negara itu telah berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah yang terpilih secara demokratis pada tahun 2021, yang menyebabkan kekerasan dan pengungsian yang meluas. Sementara militer Myanmar dan kelompok oposisi bersenjata telah mengumumkan gencatan senjata.
“Saya menyerukan akses kemanusiaan yang cepat, aman, berkelanjutan dan tanpa hambatan untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan di seluruh negeri,” katanya, semua pihak menegakkan kewajiban mereka untuk melindungi warga sipil.
Risiko Musim Hujan
Ketika operasi kemanusiaan meningkat, badan-badan PBB telah memperingatkan bahwa waktu hampir habis. Penilaian awal menunjukkan bahwa lebih dari 76 persen dari mereka yang disurvei belum menerima bantuan apa pun.
Dengan musim hujan yang semakin dekat, risiko wabah penyakit dan pengungsian lebih lanjut membayangi.