Kamis, April 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lebih Dari 3 Miliar Orang Tak Mampu Membeli Makanan Sehat

redaksi
16 November 2022
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Lebih Dari 3 Miliar Orang Tak Mampu Membeli Makanan Sehat

Olahan ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Hampir 3,1 miliar orang tidak mampu membeli makanan sehat pada tahun 2020. Jumlah ini naik 112 juta dari tahun 2019, karena dampak ekonomi dari pandemi Covid dan inflasi.

Sementara itu, konflik di Ukraina telah menaikkan harga biji-bijian pokok yang mengancam ketahanan pangan.

Jumlah orang yang terkena dampak kelaparan di dunia naik menjadi 828 juta pada tahun 2021. Naik dari tahun ke tahun sebanyak 46 juta.

Diperkirakan 14 persen dari semua makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia hilang sebelum sampai ke tangan konsumen.

Kurangnya rantai dingin yang efektif untuk menjaga kualitas, nilai gizi dan keamanan pangan merupakan salah satu penyebab utama kehilangan pangan.

Dalam Laporan Rantai Dingin Makanan Berkelanjutan yang disampaikan Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) negara berkembang dapat menghemat 144 juta ton makanan setiap tahunnya jika mereka mencapai tingkat infrastruktur rantai dingin makanan yang sama dengan negara maju.

Laporan yang disampaikan dalam Konferensi Perubahan Iklim ke- 27 di Sharm El-Sheikh, Mesir, Sabtu (12/11) dikembangkan Cool Coalition yang dipimpin UNEP yang bermitra dengan FAO, Sekretariat Ozon, Program Aksi Ozon UNEP, dan Koalisi Iklim dan Udara Bersih.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Dampak KelaparanGelombang PanasKarbon DioksidaRantai DinginUNEP
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Rantai Dingin untuk Mengatasi Krisis Pangan dan Iklim

Next Post

Bibit 94S Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Postingan Terkait

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

16 April 2026
Di Masa Pandemi Covid-19, Nilai Produksi Perikanan di Bitung 239,2 Miliar

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

16 April 2026

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Bibit 94S di Samudra Hindia Diperkirakan Bergerak Ke Tenggara

Bibit 94S Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

AmsiNews

REKOMENDASI

311 Orang Korban KM Santika Nusantara Dievakuasi Tim SAR

Badai Chaba Tingkatkan Potensi Pertumbuhan Awan Hujan

Memulihkan Garis Pantai Melalui Regenerasi Mangrove Alami di Demak

Siklon Tropis Hayley Mendekati Pendaratan di Pesisir Kimberley

Dianggap Monster Laut, Ini Cara Mengidentifikasi Hiu Basking

Gunung Api Anak Krakatau Meletus

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.