Dalam hal informasi gempa bumi, sebagian besar identifikasi patahan atau sesar belum diverifikasi dengan melakukan penelitian di lapangan yaitu eksplorasi ataupun penelitian di laboratorium.
“Sayangnya sampai saat ini baru dilakukan melalui pemetaan dengan citra satelit atau radar,” katanya.
Selain gempa dan tanah longsor LIPI juga melakukan penelitian terkait bencana gelombang laut. Hal ini, menurut handoko, sangat penting karena Indonesia dikelilingi oleh laut dan kegiatan ekonomi sangat banyak yang berhubungan dengan laut.
“Melalui penelitian yang dilakukan dapat dibuatkan informasi peringatan mengenai jalur jalur laut yang aman. Informasi ini dapat memberikan kewaspadaan kepada para pengguna laut untuk mengurangi angka kecelakaan di laut,” kata Handoko.
Untuk penanganan bencana, LIPI melakukan penelitian yang berkaitan dengan ketersediaan air bersih dan pengalengan makanan. LIPI menawarkan teknologi ‘Banyumili’ untuk ketersediaan air bersih pada daerah yang terdampak bencana.
Seperti kita ketahui, air bersih merupakan suatu kebutuhan yang sulit untuk dipenuhi pada daerah yang sedang terdampak bencana. Selain itu berbagai makanan juga telah berhasil dikemas oleh LIPI sehingga menjadi praktis untuk didistribusikan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat korban bencana.





Komentar tentang post