Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

LIPI Fokus Riset 3 Aspek Kebencanaan di Indonesia

redaksi
8 Maret 2021
Kategori : Berita
0
Tsunami Palu yang Mengguncang Dunia, Terjadi 2 Menit Setelah Gempa

Jembatan kuning di Kota Palu, Sulawesi Tengan, ambruk setelah gempa Magnitudo 7,4 disusul tsunami, Jumat 28 September 2018. FOTO: DARILAUT.ID

Sejatinya, kata Handoko, bencana longsor dapat dicegah bila kita memahami aliran air yang ada. LIPI Wiseland hadir untuk pencegahan bencana longsor, sebab teknologi ini mampu memantau ancaman tanah longsor yang berbasis pada sensor nirkabel. teknologi ini dapat digunakan sebagai peringatan dini terhadap bencana longsor.

Sebagai informasi, aspek riset dari pengelolaan bencana telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 93 tahun 2019, tentang penguatan dan pengembangan sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami.

Handoko mengatakan sesuai dengan Perpres yang ada untuk pengurangan risiko bencana, maka sejak 2015 sampai 2030 LIPI sebagai lembaga penelitian mengemban dua tugas. Tugas LIPI tersebut adalah memahami risiko bencana dan meningkatkan manajemen risiko. Kedua hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko dan kerugian yang timbul secara signifikan jika terjadi bencana.

Ternyata, menurut Handoko, beberapa kali kejadian tsunami di Indonesia memiliki short lead-time tsunami yang cukup pendek yaitu kurang dari 10 menit. Short lead time tsunami dapat diartikan sebagai jarak waktu terjadinya gempa dengan kejadian tsunami.

“Kondisi ini di antaranya telah terjadi di Aceh, Selat Sunda, dan Palu,” ujarnya.

Handoko berharap dengan adanya pengetahun ini, maka mitigasi bencana dapat dilakukan dengan lebih baik dan disesuaikan dengan kejadian sebelumnya.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Gelombang TinggiLIPIMitigasi Bencanatsunami
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Balai TN Bunaken Lepas 2 Penyu Sisik Betina

Next Post

Dibutuhkan Penguatan Inovasi Teknologi Mitigasi Bahaya Tsunami

Postingan Terkait

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

4 September 2026
Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

Next Post
Pembangunan Rumah Pascagempa di Sulawesi Tengah Hampir Rampung

Dibutuhkan Penguatan Inovasi Teknologi Mitigasi Bahaya Tsunami

Komentar tentang post

TERBARU

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

AmsiNews

REKOMENDASI

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Plankton, Arsitek Tak Terlihat yang Membentuk Kehidupan di Bumi

TSS Selat Sunda Lombok Berlaku Juli 2020

Metode Standar Berskala Global Diperlukan Untuk Penanganan Mikroplastik

Satgas Covid-19 Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Vaksinasi

Tsunami Selat Sunda, Warga Pulau Sebesi dan Sebuku Mengungsi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.