Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Malakas Tumbuh Jadi Typhoon, Sistem yang Berbahaya

redaksi
11 April 2022
Kategori : Berita
0
Malakas Tumbuh Jadi Typhoon, Sistem yang Berbahaya

Typhoon Malakas di Laut Filipina, Samudra Pasifik. GAMBAR: ZOOM EARTH

Darilaut – Siklon tropis Malakas tumbuh menjadi Typhoon (topan) di Laut Filipina, Samudra Pasifik, Senin (11/4) malam. Typhoon termasuk sistem yang berbahaya.

Typhoon Malakas dapat menimbulkan angin, hujan deras, gelombang badai, gelombang laut yang tinggi dan dampak lainnya.

Malakas saat ini sudah berada di timur Manila, Filipina, atau barat-barat laut Guam dan utara-timur laut Palau.

Layanan satelit Zoom.earth, Senin, menginformasikan, Malakas kecepatan angin 120 km per jam.

Dengan kecepatan 120 km per jam, berdasarkan defisini baru PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration atau Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) Malakas masuk sinyal No. 4.

Menurut PAGASA sinyal No. 4 dengan kecepatan angin 118 – 184 km per jam (sebelumnya 171 hingga 220 km/jam). Sistem ini signifikan terhadap ancaman jiwa dan harta benda.

Pusat Peringatan Bersama Siklon Tropis (JTWC) menginformasikan Malakas terletak 583 km utara-barat laut Yap, dan telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 15 km/jam (8 knot) selama 6 jam terakhir.

Lintasan Malakas akan terus ke arah utara-barat laut di bawah pengaruh kemudi dari punggungan subtropis. Setelah 12 jam, akan bergerak ke arah kutub karena mulai mengitari sumbu punggungan subtropics, kemudian belok ke timur laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Angin TopanFilipinaGuamLaut FilipinaPalauSamudra PasifikSiklon Tropis
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Cegah Kelebihan Muatan, Menhub Minta Operator Pelayaran Utamakan Keselamatan

Next Post

Patogen Dapat Memicu Pandemi Lain

Postingan Terkait

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026
Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Next Post
Patogen Dapat Memicu Pandemi Lain

Patogen Dapat Memicu Pandemi Lain

Komentar tentang post

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 91S Mendekati Kepulauan Cocos

Dampak Visual yang Menakjubkan dalam Meningkatkan Kesadaran tentang Laut

Ini Syarat Mudik Naik Pesawat, Isi e-HAC

La Nina Lemah Meningkatkan Volume Hujan Tahun Ini

Ini 33 Kasus Destructive Fishing Tahun 2019 yang Diproses Petugas

3 Bibit Siklon Tropis Dapat Memicu Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.