Jumat, Maret 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Target, 70 Persen Wilayah Papua Barat Kawasan Konservasi

redaksi
19 Oktober 2018
Kategori : Konservasi
0
Papua Barat

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menabuh tifa sebagai simbol secara resmi pembukaan ICBE 2018. Pembukaan dihadiri sejumlah duta besar dan perwakilan kementerian dari Pemerintah Pusat. FOTO: DOK. ICBE

Manokwari – Provinsi Papua Barat menargetkan 70 persen wilayahnya sebagai kawasan konservasi dan lindung. Karena itu, Papua Barat akan mengatur ulang proporsi kawasan lindung.

Menurut Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, banyak yang berpendapat tujuan sebagaimana termaktub dalam deklarasi Provinsi Konservasi sangat ambisius. “Tapi saya sadar kalau hanya mengandalkan pembangunan, tidak akan ada perubahan,” katanya.

Tidak banyak pilihan kecuali mendorong pembangunan yang memperhatikan Sumber Daya Alam, pemeliharaan lingkungan dan memberikan manfaat pada masyarakat. Ini tentu bukan pekerjaan mudah.

“Saya yakin dengan kerjasama dan dukungan Pemerintah Pusat, Kementerian terkait dan dukungan masyarakat, serta mitra pembangunan, tujuan ini akan tercapai,” ujar Gubernur.

Sebagai landasan atas inisiatif mengkaji ulang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Papua Barat yang sedang dilakukan tim Provinsi Papua Barat, Gubernur menyerahkan rancangan Peraturan Daerah Khusus kepada Ketua DPR Provinsi Papua Barat Pieters Kondjol.

Hal ini menjadi fundamental dalam menjaga ekosistem tanah Papua Barat. Provinsi Papua Barat dan Papua sebagai penyumbang 50 persen keanekaragaman hayati di Indonesia. Papua Barat saat ini menjadi satu-satunya provinsi berkelanjutan yang mengedepankan aspek konservasi dalam pembangunan.

Rancangan Peraturan Daerah Khusus Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Papua Barat ini diluncurkan dalam pembukaan Konferensi Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif (International Conference on Biodiversity, Ecotourism, and Creative Economy – ICBE) 2018 di kantor Gubernur Papua Barat, Minggu (7/10).

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penyamaan visi pembangunan berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sebagaimana diketahui, visi Pembangunan berkelanjutan Papua (Visi 2100 Papua) yang menjadi dasar Visi pembangunan kami dalam periode 2018-2023. Visi ini ‘kebahagiaan dan kualitas hidup seluruh rakyat Papua berada pada tingkat setinggi-tingginya secara adil dan merata, serta kondisi alam Papua, baik daratan, perairan udara tetap lestari dan terjaga serta meningkat kualitasnya’.

Bagi Provinsi Papua, tanah adalah Ibu. Ungkapan itu sudah cukup untuk menggambarkan bagaimana hutan dan alam Papua yang kaya akan akan sumber daya alam. “Sumberdaya alam ini senantiasa menyediakan semua kebutuhan dan perlindungan layaknya seorang mama yang menyediakan makan, minum, kehangatan dan perlindungan bagi anak-anaknya,” ujar Asisten II Sekda Provinsi Papua Noak Kapisa yang membacakan sambutan Gubernur Papua Barat.

Penyatuan Visi dari Papua dan Papua Barat ini merupakan satu hal yang diperlukan dalam mendukung pelestarian alam dan keanekaragaman hayati di Tanah Papua.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat Charlie Heatubun mengatakan, meski secara administratif berbeda, tapi secara biologi dan ekologi kita sama. “Kita harus membangun komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan apa yang kita punya di Tanah Papua,” kata Charlie, yang juga Ketua tim Kerja ICBE 2018.

Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan spesies Pinang dan Anggrek yang namanya diambil dari Bapak dan Ibu Negara Joko Widodo dan Iriana Widodo. Pinang Jokowi (Areca jokowi) didedikasikan untuk Joko Widodo atas kepemimpinannya dan kesederhanaannya yang patut dicontoh, dan yang terpenting perhatian khususnya atas pengembangan Tanah Papua.

Sementara Anggrek Iriana (Bulbophyllum irianae) didedikasikan sebagai penghargaan terhadap upaya-upaya beliau dalam mendorong dan mendukung proses pembangunan di Papua dan Papua Barat.*

 

Tags: KonservasiPapua Barat
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Naturalis Alfred Russel Wallace Pernah Merasakan Gempa Dahsyat di Sulawesi, Bagaimana Rasanya?

Next Post

Perikanan Berkelanjutan Diusung dalam Penyelenggaraan OOC di Bali

Postingan Terkait

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

18 Februari 2026
Potensi Bahari Daya Tarik Untuk Pariwisata Berkelanjutan

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

18 Februari 2026

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Peneliti FMIPA UNG Temukan 4 Tumbuhan Langka Masuk Daftar Merah IUCN di Hungayono TN Bogani Nani Wartabone

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

Next Post
OOC

Perikanan Berkelanjutan Diusung dalam Penyelenggaraan OOC di Bali

Komentar tentang post

TERBARU

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

Perkiraan ENSO Maret Hingga Mei 60%, La Nina 30%, El Nino 10%

Bibit Siklon Tropis 93S Menguat, 90S Melemah di Selatan Nusa Tenggara Timur

Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Tanggal 19 Maret 2026

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Timur Laut Jayapura

AmsiNews

REKOMENDASI

KPU Kabupaten Gorontalo Tetapkan Daftar Pemilih Sementara

Saat Mendarat di Mozambik, Topan Freddy Bawa Hujan Deras dan Gelombang Tinggi

Banjir Melanda Pulang Pisau, Kapuas Hulu, Kotawaringin Barat dan Aceh Timur

Berkas Perkara Kapal yang Diduga Muat BBM Ilegal Rampung

Asupan Natrium Berlebihan Penyebab Utama Kematian

Tarif Angkutan Laut Menentukan Disparitas Harga

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.