Minggu, Maret 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Puisi “Nelayan Sangihe” Karya J.E. Tatengkeng

redaksi
16 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Filsafat Ilmu Kelautan Kontemporer—Bukan Sekadar Ngetik Data di Pantai

Dr. Gybert E. Mamuaya. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Oleh : Dr. Gybert E. Mamuaya (Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi 1977-2018, Ketua Local Project Implementation Unit – Marine Science Education Project (LPIU – MSEP) Unsrat 1988-1993)

Puisi “Nelayan Sangihe” karya J.E. Tatengkeng yang ditulis pada tahun 1934 masih sangat relevan hingga saat ini, terutama jika kita menafsirkannya dalam konteks kehidupan modern.

Puisi ini menggambarkan seorang nelayan yang berada di tengah laut pada malam hari, menunggu ikan, namun pikirannya tampaknya tidak sepenuhnya terfokus pada pekerjaannya.

Merenung dalam Kesendirian Modern

Pada bait awal, Tatengkeng melukiskan suasana malam yang indah di laut dengan bintang, bulan, dan embun. Namun, di tengah keindahan ini, sang nelayan justru *termenung* dan *melamun*.

Dalam konteks kontemporer, ini bisa diartikan sebagai cerminan kondisi banyak individu di era modern yang, meskipun dikelilingi oleh hiruk pikuk dan kemudahan, seringkali merasa sendirian dan terjebak dalam pikiran mereka sendiri.

Keheningan malam di laut bisa disamakan dengan kesendirian di tengah keramaian kota, di mana seseorang mungkin sibuk secara fisik tetapi kosong secara batin.

“Setitik Api” dan Kerinduan akan Koneksi

Pertanyaan-pertanyaan “Mengapa termenung, Apatah direnung?” dan “Mengapa kaupandang ke kaki gunung?” menunjukkan adanya sesuatu yang mengganggu pikiran nelayan. “Setitik api” yang dilihatnya di kejauhan adalah simbol harapan atau kerinduan yang sangat kuat.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Dr. Gybert E. MamuayaJ.E. TatengkengNelayan Sangihe
Bagikan19Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Bahas Pemeringkatan QS World University Rankings

Next Post

Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia Berpotensi Menjadi Siklon Tropis

Postingan Terkait

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

7 Maret 2026
Serangan AS-Israel Terhadap Iran dan Balasan Ancaman Serius Bagi Keamanan Internasional

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

7 Maret 2026

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Next Post
Bibit Siklon Tropis 99W Berkembang di Laut Filipina, 98W di Timur Palau

Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia Berpotensi Menjadi Siklon Tropis

TERBARU

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspor Tuna Loin di Gorontalo dan NTT Meningkat

September, Puncak Peringatan Hari Konservasi Tahun 2020

Badai Tropis Parah Bebinca Mengarah ke Kepulauan Ryukyu Jepang

Gempa Bumi Afghanistan Menewaskan 2.445 Orang

Komunitas Internasional Bahas Perubahan Iklim, Konservasi dan Sampah Plastik

Antisipasi Virus Corona, IMO Terbitkan Circullar Letter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.