Minggu, Juli 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Malapetaka Bagi Nelayan Gurita, Bom Ikan Terus Terjadi di Taman Nasional Kepulauan Togean

redaksi
16 Agustus 2025
Kategori : Berita
0
Malapetaka Bagi Nelayan Gurita, Bom Ikan Terus Terjadi di Taman Nasional Kepulauan Togean

Kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak di perairan Taman Nasional Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, yang juga jantung segitiga terumbu karang dunia (coral triangle) dan kawasan cagar biosfer di Teluk Tomini. FOTO: KOLEKSI DARILAUT.ID

Darilaut – Aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak atau destructive fishing masih terus terjadi di dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, jantung segitiga terumbu karang dunia (coral triangle) dan cagar biosfer.

Pengeboman ikan ini mengancam dan dapat membawa malapetaka bagi nelayan gurita di Sulawesi Tengah, Teluk Tomini. Belum lama ini Darilaut.id memperoleh informasi adanya kegiatan penangkapan ikan dengan cara merusak tersebut di Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT), seperti di perairan Kadoda.

Kepala Balai TNKT, Abdul Rajab, mengajak masyarakat untuk berani bertindak agar melaporkan setiap praktik merusak tersebut.

Warga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian laut dengan tidak ragu melaporkan setiap praktik merusak tersebut, kata Rajab.

“Bapak Ibu tidak sendiri dalam hal ini. Jika melihat ada yang melakukan bom ikan, segera laporkan. Kami siap menindaklanjuti,” kata Rajab pada kegiatan MoU PKS antara balai TNKT dengan Kelompok konservasi Kogito yang fasilitasi oleh Jaringan Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda).

Konservasi Gurita

Kegiatan pemboman ikan masih marak terjadi di periaran Desa Kadoda. Penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak ini dilakukan tak jauh dari pemukiman serta area konservasi gurita. Selain merusak gugusan terumbu karang, aktivitas ini juga merugikan nelayan gurita.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Abdul RajabBom IkanCagar BiosferCoral Triangledestructive fishingPerikanan guritaTaman Nasional Kepulauan Togean
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Perundingan Perjanjian Polusi Plastik Gagal Mencapai Kesepakatan

Next Post

Perguruan Tinggi di Indonesia Bentuk Konsorsium Pemberdayaan Mayarakat

Postingan Terkait

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

19 Juli 2026
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

19 Juli 2026

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Cina Pelopori Pembentukan WAICO, Organisasi AI Antarpemerintah Pertama di Dunia

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Next Post
Perguruan Tinggi di Indonesia Bentuk Konsorsium Pemberdayaan Mayarakat

Perguruan Tinggi di Indonesia Bentuk Konsorsium Pemberdayaan Mayarakat

TERBARU

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

AmsiNews

REKOMENDASI

Green Fins Hub, Platform Digital Wisata Laut untuk Konservasi Karang

Kawasan Pariwisata Terintegrasi Bakauheni Jadi Destinasi Baru di Tepi Laut

Apakah Sudah Ada Calon Terpilih Hasil Pemilu 2024?

Banjir Menghanyutkan Dua Rumah di Bone Bolango

Pembangunan Infrastruktur Pulau Terluar Jadi Komitmen Kemenhub

Siklon Tropis Freddy Terbentuk di Selatan Nusa Tenggara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.