Kamis, September 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mangrove Penyerap Karbon Paling Efektif

redaksi
27 Juli 2025
Kategori : Berita
0
UNESCO Melatih Hampir 200 Ribu Orang Mengenai Pendidikan Kelautan

Mangrove di pesisir dan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Mangrove bukan hanya melindungi garis pantai dari badai dan erosi, serta sumber mata pencaharian di pesisir. 

Ekosistem mangrove merupakan penyerap karbon paling efektif dalam jumlah besar di lumpur dan tanah, daun, cabang, akar, dll.

”Satu hektar mangrove dapat menyimpan 3.754 ton karbon,” tulis UNESCO di Hari Internasional untuk Konservasi Ekosistem Mangrove atau International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem, yang diperingati tanggal 26 Juli setiap tahunnya.

Jumlah 3.754 ton karbon setara dengan menghilangkan 2.650 mobil dari jalan raya selama satu tahun.

Jika hancur, terdegradasi, atau hilang, mangrove menjadi sumber karbon dioksida.

Para ahli memperkirakan deforestasi mangrove menyebabkan hingga 10% emisi deforestasi global, meskipun mangrove hanya menutupi 0,7% lahan.

Saat ini, Situs Warisan Dunia kelautan UNESCO menampung 9% aset karbon mangrove global.

Mangrove adalah ekosistem pesisir unik yang berfungsi sebagai tempat pembibitan vital bagi kehidupan laut, serta mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat pesisir.

Pada Hari Mangrove Sedunia (World Mangrove Day), UNESCO kembali mengingatkan mangrove langka di dunia, hanya mencakup kurang dari 1% dari seluruh hutan tropis.

Mangrove adalah ekosistem unik antara daratan dan lautan. Mangrove mendukung keanekaragaman hayati, melindungi masyarakat pesisir, meningkatkan ketahanan pangan, dan bertindak sebagai pertahanan alami terhadap badai dan erosi. Tanahnya juga merupakan penyerap karbon yang kuat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Mangrovepenyerap karbonUnescoWorld Mangrove Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dave Laksono Lantik Pengurus DPP GRADASI 2025–2030

Next Post

Topan Co-May Diperkirakan Akan Berbalik ke Laut Cina Timur

Postingan Terkait

Laporan Terbaru, Panas Laut Akibat Perubahan Iklim Mempersempit Peluang Pemulihan Terumbu Karang

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

10 September 2026
Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

10 September 2026

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Next Post
Topan Co-May Diperkirakan Akan Berbalik ke Laut Cina Timur

Topan Co-May Diperkirakan Akan Berbalik ke Laut Cina Timur

TERBARU

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

ANNI: KKP Rumah Bagi Nelayan

Isolasi Mandiri Bukan Berarti Diasingkan

Topan Fung-wong Menuju Filipina

FMIPA UNG dan Balai Perhutanan Sosial KLHK RI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Program Perhutanan Sosial

KLHK dan Universitas Negeri Gorontalo Sepakati Nota Kesepahaman Bersama

Runtuhnya Tambang Batu Bara di Cina, 5 Tewas dan 48 hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.