Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Materi Gelap di Alam Semesta

redaksi
5 Januari 2025
Kategori : Berita
0
Materi Gelap di Alam Semesta

GAMBAR: BRIN

Keberadaan dari materi gelap disimpulkan merupakan efek gravitasi yang ditimbulkannya pada benda-benda langit lainnya. Pada sebagian besar manusia, ini sudah diketahui sebagai black hole atau lubang hitam. 

Apakah di globular cluster (gugus bola) itu juga ada materi gelap?

Eliani, wanita diaspora Indonesia yang sudah berkarir sebagai dosen dan peneliti astronomi sejak awal 2000-an ini memberikan mengatakan jika dilihat dari dinamika bintang-bintangnya ternyata ada kemiripin atau flattening pada kurva rotasi bintang-bintang anggota gugus.

Flattening adalah pola kurva rotasi yang relatif datar, artinya ada dinamika yang menggerakan bintang-bintang di bagian tepi gugus yang bergerak lebih cepat dari semestinya.

Dengan memperhitungkan bintang-bintang yang tampak, kurva rotasi itu mestinya menurun.

Eliani merinci, cara membuktikannya tidak bisa menggunakan pengamatan, karena materi gelap tidak bisa teramati langsung. Sehingga, dirinya menggunakan simulasi numerik dengan N-body problem perhitungan dinamika dengan banyak partikel materi.

Hasil penelitiannya menunjukkan, materi gelap ada di gugus bola itu yang menyebabkan pola flattening pada kurva rotasi tersebut.

Proporsi dari materi gelap dan bintang-bintang kian bertambah ke arah tepi. “Pada pusat gugus bola materi gelap sekitar 10 persen, tetapi di arah tepi gugus mencapai sekitar 80 persen,” ujarnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Alam SemestaBRINEliani ArdiMateri GelapProf Thomas Djamaluddin
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rektor Minta Dukungan Civitas Academica untuk Tingkatkan Prestasi UNG

Next Post

PNBP Perikanan Tangkap Tahun 2024 Mencapai Rp 1 Triliun

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

21 April 2026

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Next Post
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

PNBP Perikanan Tangkap Tahun 2024 Mencapai Rp 1 Triliun

TERBARU

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Peringatan Gelombang Tinggi Hari Ini dan Esok 9 Desember

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Potensi Cuaca Ekstrem 7-13 Maret di Sejumlah Wilayah Indonesia

Miliaran Orang Menghadapi Epidemi Panas Ekstrem

Diskusi Himitekindo: Paus Orca Muncul di Anambas Tipe B, di Flores Tipe A

Teka-teki Umur Ikan Terbesar di Dunia Terungkap Lewat Tes Bom Atom

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.