Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengenaskan, Paus Moncong Cuvier Mati dengan 40 Kilogram Plastik di Perut

redaksi
19 Maret 2019
Kategori : Berita, Orca, Sampah & Polusi
0
Cuvier’s Beaked Whale

FOTO: MUSEUM KOLEKTOR D’BONE

SEEKOR paus moncong cuvier (Cuvier’s Beaked Whale) ditemukan mati di pantai Kota Mabini, Provinsi Compostela Valley, Filipina, pada Sabtu (16/3). Setelah dilakukan nekropsi, didalam perut paus ini ditemukan 88 pon plastik atau setara dengan 40 kilogram plastik.

Paus dengan nama ilmiah Ziphius capirostris ini ditemukan terdampar sehari sebelumnya. Upaya menyelamatkan paus ini dilakukan dengan mengembalikan lagi ke laut lepas.

Namun, sehari kemudian, paus itu terdampar kembali dalam keadaan mati.

Sejumlah aktivis lingkungan kembali mengingatkan plastik yang banyak di lautan, sebagai tersangka utama penyebab kematian paus ini.

Pendiri Blue Planet Society, John Hourston mengatakan, paus cuvier’s beaked whale memangsa makanan di laut dengan cara mengisap ke dalam mulut, plastik ini dikira sebagai makanannya.

“Paus cuvier’s beaked whale sangat rentan terhadap kemungkinan menelan plastik karena menyerupai spesies mangsa utama mereka, cumi-cumi,” kata John Hourston seperti dikutip Global Citizen.

Menurut Presiden Museum Kolektor D’Bone, Darrell Blatchley, paus dengan panjang 4,5 meter ini terlihat kurus dan mengalami dehidrasi. Sebelum mati, paus ini muntah darah. Kematian paus ini karena mengalami dehidrasi dan kelaparan.

“Paus ini mati karena memakan plastik,” kata Darrell Blatchley kepada Global Citizen.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Filipinapaus moncong cuvierPaus Spermapaus terdamparsampah plastik
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

BMKG Bekali Nelayan dengan Pemahaman Cuaca dan Iklim

Next Post

Ilmuwan Meminta Presiden Putin Lepaskan Paus Orca dan Beluga

Postingan Terkait

Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

4 Juni 2026
Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

4 Juni 2026

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Next Post
Paus orca

Ilmuwan Meminta Presiden Putin Lepaskan Paus Orca dan Beluga

Komentar tentang post

TERBARU

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

AmsiNews

REKOMENDASI

KJRI Davao City Fasilitasi Pemulangan 5 Nelayan Indonesia

Solusi Limbah Masker

Banjir Melanda Tanah Bumbu

Pelaku Pengeboman Ikan Ditangkap di Selayar dan Morowali

Mahasiswa UGM Bersih Pantai di Bacan

Topan Nanmadol Diperkirakan Mendarat di Pulau Kyushu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.