Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menguak Sejarah Indonesia di Meksiko, Keterkaitan dengan Filipina Melalui Spanyol

redaksi
31 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Menguak Sejarah Indonesia di Meksiko, Keterkaitan dengan Filipina Melalui Spanyol

Forum Berbagi Pusat Riset Masyarakat dan Budaya (PRMB) BRIN membahas “Benih Perselisihan: Perang Rempah dalam Sejarah Global”, Senin (28/7). FOTO: BRIN

Dengan keberhasilan tersebut, kata Ryan, Spanyol melebarkan kekuasaannya ke Filipina dan berlanjut dengan upaya pendudukan di Maluku yang merupakan penghasil rempah utama di Indonesia.

Koneksi yang terbangun dua ratus tahun lalu antara Indonesia, Filipina dan Meksiko merupakan kunci dari jalur perdagangan rempah yang beredar di pasar global Eropa.

Ryan mengatakan penelitian saat ini berfokus pada kajian sejarah terkait rempah di Indonesia bagian timur, bagaimana kekuatan Eropa masuk dan memantik konflik di tingkat lokal antar kerajaan di Ternate dan Tidore.

”Penelitian ini juga bertujuan untuk menelusuri lebih detail perbedaan implementasi semboyan bangsa Eropa yaitu gold, glory dan gospel di masa pendudukan Spanyol dan Belanda,” kata Ryan.

Indonesia, sejak beberapa abad lalu tersohor sebagai gudangnya rempah-rempah dunia. Begitu berharganya rempah-rempah pada masa tersebut, sehingga menjadi daya tarik utama bangsa asing mengarungi samudera. Mereka ingin mendapatkan rempah-rempah langsung dari sumbernya.

Menurut Ryan, perang rempah merujuk pada serangkaian konflik antara bangsa Eropa yakni Spanyol, Portugis, Belanda dan Inggris untuk memonopoli perdagangan rempah dunia.

Spanyol bertujuan untuk kepentingan dagang semata, sedangkan Hindia Belanda ingin menguasai sepenuhnya dari aspek ekonomi, kemasyarakatan hingga sektor pemerintahan, kata Ryan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: FilipinaJalur Rempah-RempahMalukuMeksikoSejarah IndonesiaSpanyol
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Co-May Mendarat di Shanghai Cina

Next Post

AMSI Kecam Teror Digital terhadap Sejumlah Media di Kepulauan Riau

Postingan Terkait

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

17 Juni 2026
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

17 Juni 2026

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Next Post
AJI Jakarta Kecam Doxing Terhadap Jurnalis Liputan6com

AMSI Kecam Teror Digital terhadap Sejumlah Media di Kepulauan Riau

TERBARU

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Kontainer Raksasa Ever Given Kembali Berlayar di Terusan Suez

Ini Daftar Puluhan Laboratorium untuk Mendukung Riset Kelautan di Indonesia

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Kapal Wisata Terbalik di Teluk Ha Long Vietnam, 35 Orang Tewas

Topan Gaemi Akan Mendarat di Taiwan Utara dan Cina

Gunung Marapi Meletus, 28 Pendaki Belum Berhasil Turun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.