Minggu, Juni 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

redaksi
21 Juni 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Ekosistem mangrove berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon, jika dijaga dan dilindungi. FOTO: DARILAUT.ID

Yaya yang juga alumni Australian National University dan aktif dalam kegiatan Pemetaan Mangrove Nasional di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menguraikan peran penting dan manfaat mangrove, serta padang lamun dalam mengurangi laju perubahan iklim, serta keberlanjutan kehidupan penduduk. Khususnya, yang paling terdampak adalah penduduk yang tinggal di daerah pesisir.

“Bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di kawasan pesisir, hutan mangrove dan padang lamun merupakan harta kekayaan yang sangat berharga. Jika kita menjaganya dari kerusakan, mangrove dan padang lamun akan memberikan banyak manfaat kepada kita,” ujar Yaya.

Menurut Yaya, ekosistem mangrove dan padang lamun yang terjaga akan menghasilkan banyak sumber kehidupan, ikan, udang, tempat wisata dan lain-lain. Jadi jagalah ekosistem mangrove dan padang lamun kita, karena menjaga lebih mudah dan murah daripada memperbaikinya.

Sebelumnya, Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah meluncurkan aplikasi Seagrass Carbon Converter (SCC). Aplikasi berbasis web ini untuk memperkirakan cadangan dan penyerapan karbon di padang lamun.

Melalui aplikasi ini dapat diperkirakan cadangan karbon dan penyerapan padang lamun di perairan Indonesia.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Karbon BiruLamunLIPIMangrovepenyerap karbon
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Profesor Riset LIPI: Pandemi Covid-19 Membuat Pola Hidup Berubah

Next Post

Nonton Gerhana Matahari di Berbagai Wilayah

Postingan Terkait

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

7 Juni 2026
66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

7 Juni 2026

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Next Post
Nonton Gerhana Matahari di Berbagai Wilayah

Nonton Gerhana Matahari di Berbagai Wilayah

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

AmsiNews

REKOMENDASI

Lobster Amerika Dapat Hidup 100 Tahun

Konflik Pohuwato, Pengurus Cabang NU Mendorong Pendekatan Dialog yang Humanis

Video Spesies Langka Shark Ray di Perairan Gorontalo

Gempa Majene, Sejumlah Bangunan Rusak Parah dan Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Merendam Sejumlah Wilayah di Indonesia

Gempa M6,1 Mengguncang Kepulauan Mentawai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.