Di Pulo Cinta, bagian atas atau punggung pulau tenggelam inilah beragam jenis karang tumbuh. Bagian paling tinggi terdapat pasir putih bercampur cangkang moluska yang berkeping-keping.
Ketika pasang tertinggi sebagian besar pantai berpasir akan terendam air laut. Saat air laut surut, pasir putih akan terlihat kembali.
Di Pulo Cinta ada musim tertentu, ombak dan angin begitu kencang. Ini salah satu yang membuat destinasi berupa bangunan dan titian mengalami kerusakan.
Untuk itu, perlu penataan bulan-bulan apa saja sangat baik untuk bepergian di destinasi ini.
Dengan adanya kalender musim, akan memudahkan wisatawan berkunjung dan menikmati panorama dari atas atol dan bawah laut Pulo Cinta. Verrianto Madjowa








