Minggu, Oktober 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menyedihkan, Ratusan Paus Pilot Dibantai di Kepulauan Faroe

redaksi
12 Juli 2021
Kategori : Berita, Orca
0
Menyedihkan, Ratusan Paus Pilot Dibantai di Kepulauan Faroe

Perburuan dan pembantaian paus pilot dan cetacea jenis lainnya yang disebut Grindadrap di Kepulauan Faroe. FOTO: SEASHEPHERD.ORG/MIRROR.CO.UK

Awal tahun ini, menurut Sea Shepherd, sebanyak 175 paus pilot dibunuh, termasuk betina hamil.

Pekan lalu, pod (keluarga) dengan jumlah 100 digiring ke teluk oleh perahu. Orang Faroe berburu rata-rata 600 paus pilot per tahun.

Sea Shepherd’s Robert Read mengatakan, gindadráp adalah peninggalan masa lalu yang biadab, yang tidak diperlukan untuk memberi makan siapa pun di pulau-pulau itu.

Tahun 2020 di masa pandeni Covid-19, Sea Shepherd mencatat, sebanyak 539 paus pilot (long finned pilot whales), 35 lumba-lumba sisi putih Atlantik (Atlantic white sided dolphins) dan 11 paus hidung botol utara (northern bottlenose whales) terbunuh.

Pejabat pemerintah Faroe mengatakan ada 380.000 pilot wales di Atlantik Utara, dengan 100.000 di sekitar Faroe.

Pejabat tersebut mengklaim, baik daging dan lemak telah lama menjadi bagian dari makanan nasional. Tangkapan berkelanjutan dari spesies yang melimpah ini sebagian besar dibagikan tanpa pertukaran uang di antara para peserta perburuan dan penduduk distrik tempat mereka mendarat.

Setiap tahun Sea Shepherd mengirim kru untuk mengamati dan mendokumentasikan pembunuhan tersebut. Gambar-gambar menunjukkan laut berubah menjadi merah saat paus dan lumba-lumba dibantai sampai mati di perairan dangkal.

Sekelompok paus dan lumba-lumba dipandu oleh perahu dan jetski menuju pantai, di mana kelompok-kelompok termasuk anak-anak menunggu dengan pisau yang siap untuk membunuh mereka.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CetaceaFaroeMamalia lautPaus pilotSea Shepherd
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Banjir Melanda Aceh Tamiang

Next Post

Nilai Ekonomi Budidaya Biota Laut

Postingan Terkait

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

25 Oktober 2026
6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

25 Oktober 2026

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Next Post
Manfaat Kulit Ikan Bagi Kesehatan

Nilai Ekonomi Budidaya Biota Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Besok Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 Desa Tuladenggi

Senyawa Aktif Dalam Air Diduga Penyebab Kematian Dugong di Bali

Bangkai Hiu Paus Terapung di Sungai Bogowonto Yogyakarta

Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Timur Laut Kepulauan Talaud

Peringatan Gelombang Tinggi dan Kecepatan Angin

Prof. Ramli Ilmuwan Ekologi yang Menginspirasi Banyak Generasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.