Rabu, April 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menyumbang 99% di Bumi, Air Tanah Sering Kurang Dihargai

redaksi
23 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Menyumbang 99% di Bumi, Air Tanah Sering Kurang Dihargai

Ilustrasi air tanah. FOTO: DARILAUT.ID

“Kami membutuhkan data untuk memahami bagaimana perubahan iklim memengaruhi sistem air kami, untuk memahami di mana, berapa banyak, dan dalam kualitas apa air tersedia dan akan tersedia. Kita membutuhkan informasi untuk mengetahui di mana dan bagaimana tindakan kita dapat mendukung akses kita ke sumber daya yang berharga dan melindungi kita dari bahaya air dan bencana. Data juga merupakan kunci untuk pengambilan keputusan yang cerdas. Namun ada kesenjangan besar, datanya tersebar, tidak konsisten, dan tidak lengkap,” tulis Call for Action.

Ini terutama berlaku untuk air tanah. Hanya 0,5% air di Bumi yang dapat digunakan dan tersedia sebagai air tawar.

Namun dalam 20 tahun terakhir, penyimpanan air terestrial – semua air di permukaan tanah dan di bawah permukaan, termasuk kelembaban tanah, salju dan es – telah turun pada tingkat yang lebih tinggi dari total konsumsi air manusia per tahun.

Ini memiliki konsekuensi besar untuk ketahanan air di masa depan, mengingat peningkatan populasi dan degradasi lingkungan, menurut laporan WMO State of Climate Services for Water, yang dikeluarkan tahun lalu.

Kualitas air tanah pada umumnya baik. Artinya dapat digunakan secara aman dan terjangkau, tanpa memerlukan pengolahan tingkat lanjut.
Air tanah seringkali merupakan cara yang paling hemat biaya untuk menyediakan pasokan air yang aman ke desa-desa.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Air TanahKualitas AirOrganisasi Meteorologi DuniaWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ini Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis di Indonesia

Next Post

Hari Meteorologi, Indonesia Butuh 9 Satelit Untuk Tingkatkan Deteksi Dini Bencana

Postingan Terkait

Prediksi BMKG 2023: ENSO dan IOD Fase Netral

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

29 April 2026
La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

29 April 2026

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

Next Post
Hari Meteorologi, Indonesia Butuh 9 Satelit Untuk Tingkatkan Deteksi Dini Bencana

Hari Meteorologi, Indonesia Butuh 9 Satelit Untuk Tingkatkan Deteksi Dini Bencana

Komentar tentang post

TERBARU

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Erupsi Semeru, Tim Masih Mencari Korban yang Hilang

La Nina Lemah, IOD negatif dan Siklon Tropis Grant Dapat Meningkatkan Potensi Hujan

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Berbendera Malaysia

NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

Menteri LHK: Ekosistem Pesisir dan Laut Alami Ancaman Serius

Bibit 98S Menguat di Laut Timor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.