Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mikroplastik Ada di Dasar Laut, Puncak Gunung Everest dan Tubuh Manusia

redaksi
3 Juni 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Darilaut – Mikroplastik, partikel-partikel yang sangat kecil ada di berbagai tempat. Mulai dari dasar laut hingga puncak Gunung Everest, dan bahkan di seluruh tubuh manusia.

Mikroplastik ini dihasilkan dari polusi plastik, yang dibuang begitu saja di lingkungan, di tanah, pemukiman, sungai dan terbawa sampai laut.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya, berfokus untuk mengakhiri polusi plastik.

Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) akan memimpin kampanye #BeatPlasticPollution.

Ada beberapa definisi mikroplastik. Salah satu pendekatan yang umum digunakan mendefinisikan mikroplastik sebagai pecahan plastik yang lebarnya antara 1 nanometer hingga 5 milimeter.

Satu nanometer hanyalah sebagian kecil dari lebar rambut manusia, dan 5 milimeter kira-kira selebar cincin kawin.

Menurut Direktur Divisi Ekosistem di UNEP, Susan Gardner, ada dua sumber utama mikroplastik. Pertama, dikenal sebagai mikroplastik primer. Beberapa plastik dibuat agar berukuran kecil, seperti butiran mikro yang sengaja ditambahkan ke cairan pembersih wajah dan produk perawatan pribadi lainnya.

Kedua, mikroplastik sekunder. Sebagian besar mikroplastik berasal dari disintegrasi lambat produk plastik yang lebih besar, termasuk bungkus plastik, wadah makanan, pakaian poliester, ban, cat, dan rumput sintetis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: #BeatPlasticPollutionHari Lingkungan Hidup SeduniaMikroplastikPolusi PlastikSusan GardnerWorld Environment Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tambang Galian C di Cirebon Longsor, 19 Orang Meninggal

Next Post

Mikroplastik Berpotensi Menjadi Masalah Bagi Manusia

Postingan Terkait

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

6 Oktober 2026
Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

6 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Mikroplastik

Mikroplastik Berpotensi Menjadi Masalah Bagi Manusia

TERBARU

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Krathon Bergerak Lambat di Barat Daya Kaohsiung

Keliru, Tidak Ada Istilah Medis Detoksifikasi Vaksin COVID-19

KBRI Windhoek Tawarkan Teknologi Perikanan di Namibia

Karya Jurnalistik Harus Ditegaskan Sebagai Ciptaan yang Dilindungi

Florita, Badai Tropis Parah di Lingkar Pasifik Mendarat di Isabela Filipina

Petisi Menghentikan Pentas Lumba-lumba Keliling di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.