Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mikroplastik Ada di Dasar Laut, Puncak Gunung Everest dan Tubuh Manusia

redaksi
3 Juni 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Darilaut – Mikroplastik, partikel-partikel yang sangat kecil ada di berbagai tempat. Mulai dari dasar laut hingga puncak Gunung Everest, dan bahkan di seluruh tubuh manusia.

Mikroplastik ini dihasilkan dari polusi plastik, yang dibuang begitu saja di lingkungan, di tanah, pemukiman, sungai dan terbawa sampai laut.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya, berfokus untuk mengakhiri polusi plastik.

Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) akan memimpin kampanye #BeatPlasticPollution.

Ada beberapa definisi mikroplastik. Salah satu pendekatan yang umum digunakan mendefinisikan mikroplastik sebagai pecahan plastik yang lebarnya antara 1 nanometer hingga 5 milimeter.

Satu nanometer hanyalah sebagian kecil dari lebar rambut manusia, dan 5 milimeter kira-kira selebar cincin kawin.

Menurut Direktur Divisi Ekosistem di UNEP, Susan Gardner, ada dua sumber utama mikroplastik. Pertama, dikenal sebagai mikroplastik primer. Beberapa plastik dibuat agar berukuran kecil, seperti butiran mikro yang sengaja ditambahkan ke cairan pembersih wajah dan produk perawatan pribadi lainnya.

Kedua, mikroplastik sekunder. Sebagian besar mikroplastik berasal dari disintegrasi lambat produk plastik yang lebih besar, termasuk bungkus plastik, wadah makanan, pakaian poliester, ban, cat, dan rumput sintetis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: #BeatPlasticPollutionHari Lingkungan Hidup SeduniaMikroplastikPolusi PlastikSusan GardnerWorld Environment Day
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Tambang Galian C di Cirebon Longsor, 19 Orang Meninggal

Next Post

Mikroplastik Berpotensi Menjadi Masalah Bagi Manusia

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

23 Mei 2026
Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

23 Mei 2026

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

UNG Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Next Post
Mikroplastik

Mikroplastik Berpotensi Menjadi Masalah Bagi Manusia

TERBARU

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

AmsiNews

REKOMENDASI

Tahun 2025 UNG Catat 478 Prestasi, Juara Nasional 358

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Penelitian Terbaru, Ikan Tuna di Samudera Hindia Lebih Tercemar Merkuri

Semua Kapal yang Berlayar di Perairan Indonesia Wajib Mengaktifkan Automatic Identification System

UNG Gelar Angkat Sumpah Profesi Ners Angkatan XXI dengan Kelulusan 100 Persen

KabarMakassar dan BBC Media Action Dorong Kolaborasi Lawan Disinformasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.