Performa kapal tol laut terus ditingkatkan ketepatan waktu roundturn voyage dengan dipantau melalui tracking system LCS. Proses stuffing kontainer di pelabuhan muat Tanjung Perak dan Tanjung Priok juga diawasi oleh petugas dari otoritas pelabuhan.
Menurut Wisnu, sampai bulan Mei 2020 load factor muatan berangkat sudah cukup bagus, rata-rata di atas 70 persen, bahkan ada trayek yang mencapai 95 persen.
“Kita terus melakukan perbaikan, peningkatan dan mengoptimalkan pelayanan pada Tol Laut ini. Hal ini kami lakukan agar pengiriman logistik menjadi mudah dan lancar, khusus bagi saudara-saudara kita di Timur Indonesia,” ujar Wisnu.
Berikut ini trayek-trayek PT Pelni muatan berangkat tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Makassar-Tahuna-Tanjung Perak.
T6 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat tinggi dengan trayek Bitung – Luwuk – Pagimana – Bunta – Mantangisi – Ampana – Parigi/Tinomba – Tilamuta – Bitung.
T7 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat tinggi dengan trayek Makassar – Selayar – Jampea – Sikeli – Raha – Ereke (Sakkar Ereke) – Makassar.
T8 PT Djakarta Lloyd muatan berangkat tinggi dengan trayek Makassar – Bungku – Kolonodale – Makassar.
T10 PT Pelni muatan berangkat dan Balik tinggi dengan trayek Tanjung Perak – Tidore (Soasio) – Galela – Buli – Maba – Weda – Tanjung Perak.





Komentar tentang post