“Saya kebetulan di Osaka, Jepang, waktu itu mengiranya mikroplastik. Ketika ditembak dengan spektroskopi mikro-Raman, ternyata itu bukan mikroplastik. Kalau hanya mikroskop saja, enggak mungkin bisa memastikan,” ujarnya.
Spektroskopi mikro-Raman merupakan salah satu metode yang lebih akurat untuk mendeteksi partikel plastik berukuran sangat kecil, termasuk nanoplastik.
Prof. Etty pun mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyimpulkan temuan mikroplastik dalam tubuh manusia. Analisis laboratorium yang tepat menjadi kunci agar tidak terjadi kekeliruan dalam interpretasi hasil penelitian.



