Untuk menangkap ikan tuna, nelayan yang menggunakan pancing banyak mengandalkan rumpon. Biasanya ikan tuna ini juga tidak lama di rumpon, karena akan berpindah lagi.
Berkurangnya ikan tuna jenis madidihang yang biasa ditangkap nelayan Gorontalo mulai berkurang di tahun 2000.
Ikan tuna sirip kuning (madidihang) mulai masuk ke perairan Teluk Tomini awal September ini.
Sejumlah kapal penangkap ikan melaporkan hasil tangkapan tuna sirip kunung (Thunnus albacares) dengan berat di atas 30 kg per ekor.
Seperti kapal KM Nelayan 2017-714 GT (groos tonage) 7 telah menangkap ikan tuna sirip kuning dengan berat sebanyak 900 kg (ukuran berat di atas 30 kg). Hasil tangkapan tuna ukuran kecil sebanyak 400 kg.
Kapal ikan KM Nelatan 2006-26 GT 25 melaporkan menangkap bukurasi sebanyak 600 kg. Sementara kapal KM Nelayan 2017-956 GT 25 menangkap 350 kg.
Total hasil tangkapan tuna sirip kuning untuk 3 kapal tersebut 1850 kg atau 1,8 ton.
“Tuna di Teluk Tomini Alhamdulillah sudah mulai ada,” kata pengurus kapal penangkap ikan tuna, Feri Ishak, Minggu (5/9).





Komentar tentang post