Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Panas Ekstrem Penyebab Kematian Terbesar

redaksi
6 November 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Suhu Agak Panas Melanda Seluruh Jepang

Ilustrasi suhu panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dari semua peristiwa cuaca ekstrem, suhu panas (panas ekstrem) penyebab kematian terbesar. Namun panas ekstrem ini masih diremehkan.

Padahal angka kematian akibat panas bisa mencapai 30 kali lebih tinggi dibandingkan angka kematian yang tercatat saat ini.

Layanan peringatan panas diberikan kepada pengambil keputusan kesehatan di separuh negara yang terkena dampak. Diperkirakan akan meningkat pesat pada tahun 2027 berdasarkan inisiatif internasional Peringatan Dini untuk Semua.

Dalam siaran pers yang diterbitkan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) tercatat pula antara tahun 2000 dan 2019, perkiraan kematian akibat panas mencapai sekitar 489.000 per tahun, dengan beban yang sangat tinggi terjadi di Asia (45%) dan Eropa (36%).

Kondisi panas ekstrem selama musim panas tahun 2022 diperkirakan telah menyebabkan lebih dari 60.000 kematian di 35 negara Eropa.

Gelombang panas juga memperburuk polusi udara, yang telah menyebabkan sekitar 7 juta kematian dini setiap tahunnya dan merupakan pembunuh terbesar keempat berdasarkan faktor risiko kesehatan.

Siaran pers WMO (2/11) juga menjelaskan bahwa jumlah kejadian bencana berskala menengah atau besar diperkirakan akan mencapai 560 kejadian per tahun – atau 1,5 kejadian setiap hari – pada tahun 2030.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremGelombang PanasKrisis IklimSuhu PanasWHOWorld Meteorological Organization
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

WHO: Krisis Iklim Memicu Wabah Penyakit

Next Post

BMKG Mendukung Penuh Penguatan Jaringan Global Sistem Pengamatan Laut

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Jalan Buntu Melindungi Kehidupan Laut Lepas

BMKG Mendukung Penuh Penguatan Jaringan Global Sistem Pengamatan Laut

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Tojo Una-Una, 1050 Warga Masih Mengungsi

Patogen Dapat Memicu Pandemi Lain

Fenomena Langit Akhir April, Bulan dan 4 Planet Terlihat Sejajar

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2024 di UNG yang kedua di Wilayah Indonesia Timur

Harga Bahan Bakar Naik, Ini Solusi Bagi Perusahaan Untuk Hemat Energi

Keberlanjutan dan Traceability Biota Laut Dapat Memberi Devisa yang Tinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.