Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Paus Pembunuh Menempuh 1000 Kilometer untuk Berburu Ikan

redaksi
21 Desember 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Paus Pembunuh Menempuh 1000 Kilometer untuk Berburu Ikan

Paus pembunuh. FOTO: MATTHEW CIESLAK/IMAS

Selain menyebabkan kerugian komersial yang signifikan, hal ini dapat mengakibatkan kematian dan cedera pada mamalia laut. Meskipun strategi industri telah mengurangi interaksi semacam itu.

Melalui studi ini diperoleh informasi untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dengan menentukan bagaimana paus pembunuh mencapai lokasi penangkapan ikan, dan seberapa jauh mereka melakukan perjalanan berulang kali dan berinteraksi dengan kapal.

“Data akustik kami menunjukkan paus pembunuh sering berada di dekat alat tangkap jauh sebelum terlihat di permukaan, meskipun tidak jelas apakah ini karena mereka mendeteksi dan mengikuti kapal, atau karena daerah penangkapan ikan komersial tumpang tindih dengan distribusi alaminya,” kata Cieslak.

Satu paus pembunuh, menurut Cieslak, menempuh jarak yang luar biasa sejauh 1.000 km selama 16 hari. Paus pembunuh lainnya berenang lebih dari 180 km selama 18 jam.

Temuan ini dapat berkontribusi untuk mengembangkan strategi mitigasi baru untuk mengurangi interaksi paus pembunuh dengan kapal rawai.

Hasil temuan penelitian diharapkan dapat mendorong agar kapal perikanan mempercepat operasinya. Misalnya, dengan menggunakan longline yang lebih pendek dan mengurangi lamanya waktu penempatan. Dengan cara ini, industri penangkapan ikan dapat meminimalkan hilangnya hasil tangkapan dan adanya perusakan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Killer Whalepaus orcaPaus Pembunuhperikanan berkelanjutan
Bagikan20Tweet2KirimKirim
Previous Post

Operator Seluler Perlu Dukungan Pemerintah Daerah

Next Post

KSDA Sulawesi Tengah dan Riau Tangani Kemunculan Buaya

Postingan Terkait

Pulau Jawa Sentra Komoditas Rajungan Terbesar di Indonesia

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

9 September 2026
Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

9 September 2026

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Next Post
KSDA Sulawesi Tengah dan Riau Tangani Kemunculan Buaya

KSDA Sulawesi Tengah dan Riau Tangani Kemunculan Buaya

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Bakung Menguat Menjadi Kategori 2 di Kepulauan Cocos

Tim Ekspedisi Pinisi Simulasi Pelayaran

Polusi Plastik Mengancam Kutub Utara

Kapal Penumpang Dilarang Beroperasi di Wilayah PSBB

Gempa Kolombia Meratakan Rumah dan Bangunan, Memicu Tanah Longsor, 126 Orang Tewas

20 Ribu Sukarelawan Mendaftar Uji Coba Kandidat Vaksin Tuberkulosis, Termasuk Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.