Para ilmuwan menemukan spesies paus ini sangat berbeda dengan paus lainnya.
Dr Rosel, Dr Keith Mullin dan ilmuwan NOAA mulai berkolaborasi pada spesies baru tersebut.
Sementara Dr Mullin bersama rekan telah mempelajari spesies paus tersebut di laut sejak 1990-an.
Tim ilmuwan ini percaya kelompok paus tersebut termasuk langka dan membutuhkan perlindungan.
Hasil pengamatan mendorong para ilmuwan NOAA mulai mengumpulkan sampel yang diperlukan untuk mempelajari seberapa dekat hubungan paus ini dengan paus lain di lautan.
Proses mendeskripsikan spesies baru secara formal membutuhkan penelitian, waktu, kolaborasi, dan tinjauan oleh sejumlah rekan ilmiah.
Misal, beberapa staf NOAA dan ilmuwan yang berkolaborasi bekerja selama bertahun-tahun untuk mengumpulkan observasi lapangan dan sampel biopsi untuk analisis genetik.
Seperti menyediakan potongan-potongan yang dibutuhkan untuk mengungkap teka-teki spesies yang kompleks.
Setelah para ilmuwan mengumpulkan cukup bukti untuk mendeskripsikan spesies baru, kemudian mendapatkan nama Latin dan “nama umum”. Nama latin untuk paus Rice adalah Balaenoptera ricei.
Nama ini (Rice) untuk menghormati ahli biologi Amerika terkenal Dale Rice yang memiliki karir selama 60 tahun dalam ilmu mamalia laut.
Dale Rice adalah peneliti pertama yang mengetahui bahwa paus Bryde (sekarang paus Rice) ada di Teluk Meksiko.





Komentar tentang post