Rabu, April 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Spesies Baru Paus Rice

redaksi
17 Mei 2021
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Spesies Baru Paus Rice

Paus Rice dengan nama latin Balaenoptera ricei, sebelumnya diklasifikasikan spesies Balaenoptera edeni. FOTO: NOAA FISHERIES

Darilaut – Jumlah spesies mamalia laut bertambah. Para ilmuwan telah memecahkan sejumlah perbedaan pada paus Bryde.

Melalui penelitian panjang, akhirnya kelompok ilmuwan memberikan nama pada spesies baru: Balaenoptera ricei. Sebelumnya, klasifikasi paus ini disamakan dengan spesies Balaenoptera edeni.

jumlah populasi spesies baru paus balin hanya 100 individu. Kelompok kecil paus balin yang diteliti ini berada di timur laut Teluk Meksiko.

Penamaan paus Rice ini diambil dan untuk mengabadikan nama ahli biologi Amerika Dale Rice.
Perbedaan nyata Balaenoptera ricei dan Balaenoptera edeni pada pola makan.

Paus Rice mencari makan di kedalaman atau dasar laut, sekitar DeSoto Canyon, 100 km selatan, Alabama.

Paus Rice memiliki berat hingga 30 ton dan tumbuh hingga sepanjang 42 kaki.

Menurut ahli genetika dari US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Dr Lynsey Wilcox, penemuan ini sangat menarik dan tak pernah membayangkan akan mendeskripsikan spesies baru paus Rice.

Para peneliti mengetahui untuk beberapa waktu bahwa kelompok paus ini berbeda dari kebanyakan paus Bryde. Kelompok paus ini tidak bercampur dengan paus Bryde, yang ditemukan di Samudra Hindia, Atlantik, dan Pasifik.

Selain itu, mereka makan di dekat dasar laut, sementara kebanyakan paus Bryde biasanya mencari makan di dekat permukaan.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: NOAA FisheriesPaus brydePaus RiceSpesies Baru
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Seluruh Awak KM Bandar Nelayan 188 Selamat, Berhasil Dievakuasi Kapal Ikan Jepang

Next Post

Paus Rice, Spesies Baru dan Langka

Postingan Terkait

Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

22 April 2026
Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

22 April 2026

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

Next Post
Paus Rice, Spesies Baru dan Langka

Paus Rice, Spesies Baru dan Langka

Komentar tentang post

TERBARU

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

AmsiNews

REKOMENDASI

Menhub Resmikan Layanan Pembelian Tiket Online Kapal Penyeberangan

Pemungutan Suara di Kota Gorontalo Berjalan Lancar

Dampak Siklon Tropis Seroja di NTT, 72 Orang Hilang

Topan Hinnamnor Bergerak ke Laut Cina Timur

Besok UNG Menggelar Seminar Nasional Tentang Pemilu

Pengamatan Hilal 1 Syawal 1441 H di Observatorium Bosscha

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.