Selasa, Juli 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Paus Rice, Spesies Baru dan Langka

redaksi
17 Mei 2021
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Paus Rice, Spesies Baru dan Langka

Dr Patricia Rosel memotret spesimen Paus Rice (kiri) dan memeriksa spesimen paus Rice di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian Smithsonian’s (kanan). FOTO: NOAA FISHERIES

Darilaut – Awal tahun 2021, NOAA (US National Oceanic and Atmospheric Administration) Fisheries mengumumkan temuan penting mengenai hasil penelitian ilmiah yang mendeskripsikan spesies baru paus balin (baleen) di Teluk Meksiko.

Artikel ini diterbitkan di Marine Mammal Science. Spesies paus yang sebelumnya dikenal sebagai paus Bryde (diucapkan “broodus“) sebenarnya adalah spesies paus baru yang hidup di Teluk Meksiko.

Penulis utama artikel tersebut, ilmuwan NOAA Fisheries Dr Patricia Rosel, yang melakukan pemeriksaan morfologi pertama secara lengkap tengkorak tentang paus ini.

Dr Rosel mengidentifikasi karakteristik diagnostik yang membedakannya dari spesies paus balin yang berkerabat dekat.

Data genetik disediakan sebagai bukti yang mendukung keunikan paus balin di Teluk Meksiko. Begitupula dengan data morfologi dan genetik mendukung bahwa paus ini mewakili spesies baru.

Histori Temuan

Dr Rosel memeriksa spesimen paus Rice di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian (Smithsonian’s National Museum of Natural History).

Dr Rosel memulai perjalanannya dengan paus Rice pada 2008. Bersama ilmuwan NOAA dan penulis lainnya Lynsey Wilcox, tim ini memeriksa data genetik pertama yang diperoleh dari sampel yang dikumpulkan pada survei dengan menggunakan kapal NOAA Fisheries di Teluk Meksiko.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: NOAA FisheriesPaus brydePaus RiceSpesies Baru
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Spesies Baru Paus Rice

Next Post

2 ABK Indonesia Meninggal di Mauritius

Postingan Terkait

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

13 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

13 Juli 2026

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Kampus Bukan Hanya Fokus Capaian Akademik, Penting Memperhatikan Kondisi Mental Mahasiswa

Next Post
Pakar Iklim dan Lingkungan: Corona Membuka Mata Kita Untuk Krisis yang Lebih Serius

2 ABK Indonesia Meninggal di Mauritius

Komentar tentang post

TERBARU

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

AmsiNews

REKOMENDASI

September, Puncak Peringatan Hari Konservasi Tahun 2020

Harga Cakalang di Bangkok

1,3 Juta Orang Meninggal Setiap Tahun Karena Resistensi Antimikroba

Proyek USAID SEA Dukung 1,6 Juta Hektar Kawasan Konservasi Perairan

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo Bersiap Untuk Akreditasi Internasional

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.