Akhir fase sebagian terjadi pada pukul 19.52.48 WIB dan akhir fase penumbara terjadi pada pukul 20.51.14 WIB.
Seluruh proses gerhana sejak fase awal hingga fase akhir, berlangsung selama 5 jam 5 menit dan 2 detik.
Proses gerhana totalnya, sejak awal fase total (U2), puncak total hingga akhir fase total (U3) berlangsung selama 18 menit 44 detik.
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhamad Sadly, mengatakan pihaknya telah melaksanakan pengamatan gerhana bulan total 26 mei 2021 di 36 lokasi seluruh Indonesia yang tersebar di wilayah Indonesia.

Sebagian besar dalam pemantauan gerhana bulan total menggunakan teleskop yang dipadukan dengan detektor teknologi informasi serta disebarluaskan melalui website BMKG
Pemantauan gerhana bulan total juga digelar di Observatorium Bosscha. Instrumen yang digunakan Observatorium Bosscha dalam pengamatan ini adalah tiga teleskop yang masing-masing berfungsi untuk menangkap detail bulan lebih dekat.
Selain itu, mengambil video gerhana bulan yang ditayangkan secara langsung dalam acara, dan menangkap foto beserta detail yang akan diolah lebih lanjut menjadi citra-citra yang cantik.
Sebelum memulai pengamatan, Dosen Program Studi Astronomi ITB Ferry Simatupang menjelaskan mengenai skala danjon yang merupakan skala kecerahan permukaan bulan saat puncak gerhana.





Komentar tentang post