Forum temu lapang ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan hasil seminar budi daya rumput laut berkelanjutan yang digelar pada Juni 2025, serta berbagi pembelajaran penerapan Best Management Practices (BMP).
Manajer Program Laut Sawu YKAN Muhammad Zia Ul Haq, mengatakan, BMP merupakan konsep menyeluruh budi daya rumput laut berkelanjutan yang dikembangkan oleh YKAN bersama para pembudidaya, peneliti, serta mitra terkait lainnya.
“Aspek BMP meliputi pemodelan kebun bibit, pemilihan bibit unggul, pemilihan lokasi budi daya ramah lingkungan, pembuatan penjemuran pasca panen sesuai Standar Nasional Indonesia juga membantu menghubungkan produk rumput laut dengan pasar yang peduli dengan lingkungan,” ujarnya.
Elisabeth Radja Nguru, peserta dari Desa Lobohede menjelaskan pengalamannya dalam menerapkan BMP.
“Dengan BMP, kami belajar menjaga lokasi, memilih bibit yang baik, hingga menjemur sesuai standar. Hasilnya amat terasa. Panen lebih cepat, kualitas lebih bagus,” katanya.




