Memasuki hari kelima, pencarian dilakukan secara maksimal dengan memperluas penyisiran melalui jalur laut dan dukungan udara. Setiap temuan di lapangan akan ”kami tindak lanjuti dan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” ujar Al Amrad.
Keselamatan seluruh personel tetap menjadi prioritas selama pelaksanaan operasi, dengan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR Gabungan dan menyesuaikan pola pencarian dengan kondisi cuaca serta situasi di lapangan.
Harapannya, kata Al Amrad, upaya bersama ini dapat segera menemukan petunjuk keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian.
Hari ke-5 pencarian, kondisi cuaca selama operasi terpantau cerah berawan hingga berawan, angin dari arah tenggara hingga selatan berkecepatan 10–20 knot dan tinggi gelombang sekitar 0,5–2,5 meter.
Hasil operasi SAR hari ke-5, delapan orang masih berstatus dalam pencarian. Belum ada korban yang ditemukan dan belum ada laporan korban selamat maupun meninggal dunia.
Operasi SAR terus dilanjutkan sesuai hasil evaluasi dan rencana pencarian berikutnya.
Temukan Pelampung
Hari ke-3 pencarian, TNI AL melalui KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten mengerahkan unsur kapal perang dan Kapal Angkatan Laut (KAL). KAL Anyer I-3-64 menemukan sebuah pelampung yang mengapung di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan, yaitu perairan yang berada di dekat Anyer, Banten, Kamis (10/9).



