Penumpukan sorbitol di dalam sel-sel lensa mata menyebabkan perubahan keseimbangan cairan yang membuat lensa menjadi bengkak dan keruh. Selain itu, diabetes juga dapat meningkatkan stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas dalam tubuh meningkat dan merusak berbagai jaringan tubuh, termasuk protein pada lensa mata. Kerusakan protein ini menyebabkan lensa kehilangan kejernihannya dan memicu terbentuknya katarak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sekitar 2,2 miliar orang di dunia mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan, dan katarak merupakan salah satu penyebab utama dari kondisi tersebut. Bahkan pada kelompok usia di atas 50 tahun, katarak menjadi penyebab utama jutaan kasus kebutaan secara global.




