Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hasil Tangkapan Benih Sidat di Cilacap dan Kebumen Meningkat

redaksi
26 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Hasil Tangkapan Benih Sidat di Cilacap dan Kebumen Meningkat

Benih sidat glass eel. FOTO: KKP

Jakarta – Hasil validasi data yang dilakukan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terjadi peningkatan tangkapan benih sidat di Kabupaten Cilacap dan Kebumen.

Menurut Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M Zulficar Mochtar, nampak jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018, maka hasil tangkapan benih ikan sidat di Kabupaten Cilacap pada semester I tahun 2019 meningkat sebesar 23 persen. Di Kabupaten Kebumen meningkat hingga 536 persen, sedangkan di Kabupaten Sukabumi turun sebesar 37 persen.

Penurunan hasil tangkapan benih sidat glass eel di Sukabumi diduga dipicu faktor musim kemarau lebih panjang dari tahun sebelumnya dan sungai mengering sehingga benih sidat tidak masuk ke sungai.

Hasil validasi data ini berlangsung di Bogor 21 hingga 23 Agustus lalu, saat ini, harga benih ikan sidat mencapai Rp 1,8 juta per kilogram.

Sekretaris DJPT KKP, Yuliadi mengatakan, pendataan benih sidat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan data sidat yang runtun waktu, konsisten dan teratur. Sistem pendataan yang ada selama ini hanya fokus untuk ikan konsumsi semata. Pendataan benih, belum optimal.

“Perputaran ekonomi di sisi ini cukup tinggi sehingga nelayan yang terlibat dalam rantai bisnis ini harus terdata dengan baik. Bila terdata dengan baik, sumbangsih kegiatan perikanan dari aktivitas ini akan meningkat secara signifikan sekaligus bahan analisis untuk pengelolaan perikanan sidat yang berkelanjutan,” ujar Yuliadi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: DJPTPenyelundupan Benih Sidatperikanan berkelanjutanSidat
Bagikan26Tweet5KirimKirim
Previous Post

Ikan Sidat, Bernilai Ekonomi Tinggi, Pasokan Terbatas

Next Post

Kapal MV Nur Allya Hilang Kontak di Perairan Obi, Maluku Utara

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Kapal MV Nur Allya Hilang Kontak di Perairan Obi, Maluku Utara

Kapal MV Nur Allya Hilang Kontak di Perairan Obi, Maluku Utara

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Damrey Melintas di Dekat Tokyo

Indonesia dan Vietnam Bahas Kemitraan Bidang Maritim

Menelusuri Faktor Penyebab Pencemaran Air

Survei Tsunami Palu, Contoh Kerjasama Peneliti Luar Negeri dan Indonesia

Jebolnya Danau Penghalang Dipicu Topan Ragasa, 14 Orang Tewas dan 46 Hilang di Taiwan

Kapal Pengawas Hiu 011 Tangkap Dua Kapal Vietnam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.