Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pendinginan Bertanggung Jawab Terhadap Emisi Gas Rumah Kaca Global

redaksi
5 Desember 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Pendinginan Bertanggung Jawab Terhadap Emisi Gas Rumah Kaca Global

Air conditioner (AC) salah satu produk pendinginan yang berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca global. FOTO: DARILAUT.ID,

Ikrar Pendinginan Global (Global Cooling Pledge), yang dipimpin oleh Uni Emirat Arab (UEA) yang menjadi tuan rumah COP28, dirancang untuk membuat produk-produk seperti AC, deep freezer, dan rumah-rumah dengan peredam panas menjadi lebih terjangkau. Terutama di negara-negara berkembang, sekaligus mengekang emisi yang menyebabkan pemanasan global dari sektor pendingin yang luas.

Mengapa pendinginan menjadi masalah?

Pendinginan itu sendiri tidak menjadi masalah. Pendinginan di dalam rumah membawa kelegaan besar bagi masyarakat di tengah meningkatnya suhu dan semakin seringnya gelombang panas, yang merupakan dua produk sampingan dari perubahan iklim. Pendinginan juga penting untuk ketahanan pangan global dan pengiriman vaksin.

Namun sistem pendingin mekanis yang ada saat ini, seperti penyejuk udara (AC) dan lemari es, sering kali menghabiskan banyak energi dan banyak menggunakan zat pendingin yang dapat menghangatkan bumi.

Misalnya, R-410a, bahan pendingin umum untuk Acs, 1.430 kali lebih kuat menghasilkan gas rumah kaca dibandingkan karbon dioksida.
Pemodelan baru Program Lingkungan PBB (UNEP) menunjukkan bahwa antara tahun 2022 dan 2050, berdasarkan skenario bisnis seperti biasa, pendinginan diperkirakan akan menambah 132 gigaton gas rumah kaca ke atmosfer.

Halaman 2 dari 5
Sebelumnya123...5Selanjutnya
Tags: Air ConditionerEmisi gas rumah kacaGelombang PanasPendinginanUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Next Post

COP28, Lebih 60 Negara Menandatangani Ikrar Mengurangi Dampak Iklim Dari Sektor Pendingin

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
COP28, Lebih 60 Negara Menandatangani Ikrar Mengurangi Dampak Iklim Dari Sektor Pendingin

COP28, Lebih 60 Negara Menandatangani Ikrar Mengurangi Dampak Iklim Dari Sektor Pendingin

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Nelayan Hilang di Perairan Buol

Waspada Potensi Cuaca Signifikan Jelang Arus Balik Lebaran

1499 Hewan Kurban Disembelih di Kota Gorontalo

Dewan Keamanan PBB Mengecam Serangan Houthi Terhadap Pelayaran di Laut Merah

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Anoa di Pulau Sulawesi Tersisa 2500 Individu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.