Terlebih lagi, tanpa mekanisme pendanaan baru, akses terhadap alat pendingin akan tetap mahal bagi miliaran orang di negara-negara berkembang.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya permintaan pendingin. Masyarakat kini semakin mampu membeli AC – meskipun sering kali tidak efisien.
Pada saat yang sama, dunia sedang mengalami urbanisasi, dengan banyak orang yang pindah ke gedung-gedung dengan desain buruk dan lingkungan yang memerangkap panas, sehingga AC menjadi sangat penting.
Selain itu, seiring dengan semakin umumnya gelombang panas terik, semakin banyak orang yang beralih ke AC. Sistem pendingin dan rantai dingin juga diperluas untuk mengangkut makanan segar ke konsumen perkotaan.
Dampak Pada Pendingin
Hampir 2,5 miliar orang tidak memiliki akses terhadap solusi pendinginan yang ramah iklim – sebagian besar tinggal di Afrika dan Asia. Kurangnya pendinginan dan suhu tinggi menghambat produktivitas ekonomi. Komunitas pertanian dan perikanan di negara-negara Selatan tidak memiliki peralatan pendingin dan rantai pendingin yang diperlukan untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Kurangnya pendinginan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, dan bahkan kematian, selama gelombang panas. Perempuan, anak-anak, orang lanjut usia dan penyandang disabilitas sangat rentan terhadap hal ini.




