Berdasarkan RIP, kata Heintje, kapal terbesar yang masuk pelabuhan Namlea adalah kapal penumpang dengan ukuran 20.000 DWT. Kapal ini dengan panjang maksimum (LoA) 153 m, lebar 22,5 m dan draught 5,8 m. Draft kapal maksimum yaitu 8,3 m (kapal petikemas ukuran 13.000 DWT).
Berdasarkan hasil survey, data teknis rencana alur pelayaran di pelabuhan Namlea memiliki panjang ± 4,57 NM (8,47 km) dan Lebar 200 m dengan kedalaman bervariasi dari -12 hingga -126 meter LWS, serta kedalaman perairan di depan dermaga berkisar -11 hingga -17 meter LWS.
Dengan data tersebut, sistem rute yang tepat untuk ditetapkan di Alur-Pelayaran Masuk Pelabuhan Namlea adalah Rute Dua Arah (Two Way Routes).
Selain itu, terdapat juga kebutuhan Sarana Bantu Navigasi-Pelayaran (SBNP) yang perlu dibangun/dipasang sebanyak 1 unit di luar dari 11 unit SBNP yang sudah terpasang.
Kajian teknis alur pelayaran masuk Pelabuhan Tobelo, berdasarkan RIP menunjukkan bahwa Kapal terbesar yang masuk pelabuhan Tobelo adalah kapal penumpang dengan ukuran 20.000 DWT. Panjang maksimum kapal (LoA) 153 m, lebar 22,5 m dan draught 5,8 m. Adapun draft Kapal maksimum yaitu 8,3 m (Kapal Petikemas ukuran 13.000 DWT).
Hasil survey, data teknis rencana alur pelayaran masuk pelabuhan Tobelo memiliki Panjang± 1,44 NM (2,678 m) dan lebar 200 m. Kedalaman bervariasi dari – 6m hingga -200 meter LWS dan kedalaman perairan di depan dermaga Penumpang berkisar -7 hingga -12 meter LWS. Kedalaman perairan di depan dermaga Petikemas berkisar -13 hingga -22 meter LWS.





Komentar tentang post