Kamis, Juni 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penggunaan AC Memicu Krisis Iklim

redaksi
3 Juli 2023
Kategori : Berita
0
Penggunaan AC Memicu Krisis Iklim

Pendingin udara (AC). FOTO: DARILAUT.ID

Dengan menjaga kota tetap sejuk, dan dapat mengurangi efek suhu panas perkotaan, menurunkan permintaan pendinginan, dan meningkatkan ketahanan warga terhadap panas ekstrem.

Saat ini, baru beberapa hari musim panas di belahan bumi utara. Namun kondisi ini itu sudah terbukti lebih terik. Gelombang panas menyelimuti negara-negara seperti Spanyol, India, Cina hingga Amerika Serikat.

Saat suhu agak panas, penduduk kota beralih ke pendingin udara agar tetap sejuk. Ironisnya: meluasnya penggunaan AC sebenarnya menaikkan suhu yang memicu krisis iklim.

Menurut Radka pada tahun 2050, jika kita melanjutkan lintasan yang sama, hampir 1.000 kota akan mengalami suhu tertinggi musim panas rata-rata sebesar 35˚C – hampir tiga kali lipat dari 350 kota yang sudah mengalaminya.

Populasi perkotaan yang terpapar suhu tinggi ini akan meningkat 800 persen, mencapai 1,6 miliar pada pertengahan abad ini, kata Radka.

Fakta yang terjadi sekarang ini, kata Radka, sebuah laporan menemukan bahwa di Dhaka, ibu kota Bangladesh, tekanan panas bertanggung jawab atas hilangnya sekitar 8 persen dari PDB kota.

Radka menawarkan solusi berbasis alam, seperti dengan menanam dan melestarikan area pohon dan hutan yang luas di dalam kota.

Dengan adanya areal pepohonan dapat mendinginkan lingkungan perkotaan secara signifikan serta menaungi jalan dan bangunan, meningkatkan pendinginan evaporatif, dan mengurangi suhu udara melalui transpirasi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: ACGelombang PanasKrisis IklimSuhu PanasUNEP
Bagikan7Tweet3KirimKirim
Previous Post

Implementasi Nilai Ekonomi Karbon, KLHK Meminta Pemda Mengawal Tata Kelola Lingkungan

Next Post

Kemiskinan Nelayan Dipengaruhi Perubahan Iklim dan Rendahnya Kemampuan Adaptasi

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Tiga Mahasiswa Prodi Manajemen UNG Top 30 Global Finalists di Vietnam

11 Juni 2026
Gempa Sarangani di Mindanao Merusak 7.866 Rumah

Gempa Sarangani di Mindanao Merusak 7.866 Rumah

11 Juni 2026

Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

Bahan Berbasis Rumput Laut Dapat Menjadi Pengganti Plastik

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Dampak Krisis Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dipindahkan ke Bali

Next Post
Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

Kemiskinan Nelayan Dipengaruhi Perubahan Iklim dan Rendahnya Kemampuan Adaptasi

Komentar tentang post

TERBARU

Tiga Mahasiswa Prodi Manajemen UNG Top 30 Global Finalists di Vietnam

Gempa Sarangani di Mindanao Merusak 7.866 Rumah

Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

Bahan Berbasis Rumput Laut Dapat Menjadi Pengganti Plastik

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Alumni IPB Pimpin ISKINDO Sulawesi Tengah

Rektor UNG: Menjaga Silaturahmi Ibadah Terbaik

Topan Kalmaegi Menuju Vietnam, Telah Menewaskan 114 Orang di Filipina

Malam Ini Basarnas Masih Lakukan Pencarian Pesawat Sriwijaya

Diperingati Pertama Kali Tahun Ini, Indonesia Salah Satu yang menginisiasi Hari Danau Dunia

Indeks Kemerdekaan Pers 2023 Mengalami Penurunan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.