Darilaut – Secara umum perkembangan harga berbagai komoditas di Provinsi Gorontalo pada Februari 2026 menunjukkan adanya kenaikan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mengatakan komoditas yang dominan memberikan andil/ sumbangan inflasi year on year (y-on-y) pada Februari 2026, antara lain: tarif listrik, emas perhiasan, ikan layang/ ikan benggol, ikan selar/ ikan tude, ikan cakalang/ ikan sisik.
Selain itu, bawang merah, beras, daging ayam ras, telur ayam ras, dan daun bawang.
Sedangkan komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: cabai rawit, tomat, sabun detergen bubuk, kangkung, telepon seluler, minyak goreng, terong, bensin, bawang putih, dan sandal anak.
Komoditas yang dominan memberikan andil/ sumbangan inflasi month to month (m-to-m) pada Januari 2026, antara lain: cabai rawit, tomat, emas perhiasan, ikan layang/ ikan benggol, es, telur ayam ras, ikan tuna, minyak goreng, daging ayam ras, dan terong.
Komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: bawang merah, ikan selar/ ikan tude, beras, ikan teri, makanan hewan peliharaan, apel, bensin, ikan mujair, parfum, dan sawi hijau.
Hasil pemantauan BPS Provinsi Gorontalo, pada Februari 2026 inflasi y-on-y sebesar 5,30 persen, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,95 pada Februari 2025 menjadi 110,51 pada Februari 2026.




