Kamis, Juni 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

redaksi
11 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Penyu. FOTO: Nugroho Arif Prabowo/YKAN

Pulau Mataha menjadi salah satu lokasi dengan nilai tertinggi. Pulau yang tidak berpenghuni ini dinilai sangat ideal bagi penyu untuk bertelur karena minim polusi cahaya, aktivitas manusia, maupun hambatan fisik di pantai.

Namun demikian, ancaman seperti abrasi, kenaikan muka air laut, dan predator alami masih ditemukan di beberapa lokasi.

Di sisi lain, beberapa lokasi seperti kawasan padat penduduk di Pulau Derawan dan Balikukup menghadapi tekanan yang lebih tinggi akibat sampah, pencahayaan buatan, serta aktivitas manusia di pesisir yang dapat mengganggu penyu saat naik bertelur.

Habitat peneluran penyu di Derawan. FOTO: Nugroho Arif Prabowo/YKAN

Konservasi Penyu

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie menyebut pemanfaatan teknologi membantu menghasilkan data yang lebih akurat dan efisien untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

“Dengan dukungan teknologi memungkinkan pemantauan habitat dan populasi penyu dilakukan secara lebih luas dan detail, bahkan di area yang sulit dijangkau. Data ini sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis ilmiah dalam pengelolaan kawasan konservasi,” katanya.

Melalui survei udara, tim berhasil memetakan habitat penyu di 12 lokasi. Citra udara resolusi tinggi memungkinkan peneliti mengidentifikasi penyu secara visual di perairan dangkal, padang lamun, dan area terumbu karang.

Halaman 3 dari 6
Sebelumnya1234...6Selanjutnya
Tags: Kabupaten BerauKalimantan TimurKepulauan DerawanPenyu HijauYayasan Konservasi Alam Nusantara
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Postingan Terkait

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

10 Juni 2026
Dampak Krisis Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dipindahkan ke Bali

Dampak Krisis Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dipindahkan ke Bali

10 Juni 2026

Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

TERBARU

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Dampak Krisis Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dipindahkan ke Bali

Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Ini, AMSI Gelar Kongres dengan Tema Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan

Topan Tapah Mendarat Hari Ini di Pesisir Guangdong

Mewaspadai Perikanan Indonesia Pascaperang Dagang USA-China

Tak Satu pun Mengaku Nakhoda Kapal Ikan Malaysia

Waterspout Terbentuk Dari Sistem Awan Cumulonimbus

Bibit Siklon Tropis 95P Berkembang di Dekat Pantai Selatan Jawa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.